SIKAP MASYARAKAT KOTA BUKITTINGGI TERHADAP ILMU GAIB Penelitian ini berangkat dari sebuah hipótesis bhawa masyarakat kota dengan segala kemajuan dan fasilitas (modern) yang tersedia masih tetap menggunakan ilmu gaib dalam menjawab dan mengatasi persoalan hidupnya sehari-hari. Hipótesis ini muncul dari kenyataan yang ditemui sehari-hari yang dapat dilihat dengan kasat mata, bahwa semakin ma…
PERUBAHAN POLA PERLADANGAN MASYARAKAT TRADISIONAL : Kasus Masyarakat Lebak di Jawa Barat Pola perladangan orang Baduy di daerah pemukiman baru mengalami perubahan paling fundamental yaitu meninggalkan sistem berladang berpindah, menjadi sistem berladang menetap. Perubahan ini diikuti oleh seluruh perangkat bantu dan sistem kerja untuk melakukan penyesuaian dengan sistem baru itu. Perubahan …
INDANG DAN STRUKTUR BUDAYA MINANGKABAU Indang sebagai salah satu fenomena budaya dalam masyarakat Pariaman ternyata bisa dianalisis dengan menggunakan pendekatan strukturalisme Levi-Strauss. Elemen yang membentuk struktur pola gerak indang terdiri dari tiga elemen juga, yakni gerak penghormatan yang dibedakan antara gerak pasambahan dan gerak penutup serta gerak inti yang menggambarkan gerak…
Kalwedo, adalah sebuah tanda salam persaudaraan dan salam perdamaian yang mempersatukan setiap komunitas masyarakat kepualauan Babar dan Maluku Barat Daya (MBD) disetiap pulau yang ada di kepulauan Maluku Barat Daya. Nilai-nilai Kalwedo, terabadikan di dalam sebuah adat dan budaya kehidupan yang disebut Budaya Kalwedo, dengan dasar pemikiran, sejarah dan citarasa bahasa (semantic) yang mendalam…
PERUBAHAN NILAI UPACARA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PENDUKUNGNYA DAERAH SULAWESI UTARA Secara umum dapat dikatakan bahwa masyarakat masih mempertahankan upacara perkawinan, walaupun ada tahap-tahap tertentu dalam tatacara upacara sebelum dan sesudah perkawinan (pernikahan) mengalami perubahan yakni digabungkan atau disatukan pelaksanaannya, tetapi tidak mengurangi nilai dan fungsinya karena in…