Buku ini merupakan kelanjutan dari buku yang berjudul Jiwa-Jiwa Bermesin : Memoar Para Pasien Cuci Darah yang terbit tahun 2019. Dalam buku ini merangkum beragam cerita baik itu kisah sedih dan pilu para penyitas gagal ginjal, keberanian dan harapan, serta kekuatan tak terduga manusia. Kisah-kisah ini tidak hanya menggambarkan penderitaan, tetapi juga kehidupan yang sarat dengan makna. Buku in…
Epistemologi alternatif merupakan buku yang berisikan tentang pemaparan gambaran pemikiran filsafat Muhammad Baqir Al-Sadr dan kritik dirinya terhadap beberapa aliran filsafat modern. Ia memunculkan sebuah gaya berfilsafat yang bersumber dari perbendaharaan khazanah Islam. Sekaligus tawaran alternatif bagi ragam masalah dalam diskursus pengetahuan manusia. Dari pembahasan tentang buku ini menur…
Sejak masa Majapahit nama Lasem sudah disebut-sebut di berbagai catatan sejarah. Penelitian arkeologi pernah di lakukan di wilayah Lasem yaitu diantaranya di Caruban dan Bonang, sementara penelitian arsitektur juga pernah dilakukan terhadap bangunan-bangunan etnis Cina. Lasem ternyata memiliki kekayaan kultural yang tidak biasa-biasa saja, setidaknya dari perspektif arkeologi. Kekayaan data ca…
Kehadiran Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad VIII – X di Jawa menjadi salah satu akar peradaban bangsa Indonesia. Hingga kini bukti-bukti kejayaan peradabannya tersebar luas dan dapat saksikan, pelajari, dan digali makna leluhurnya. Bukti-bukti itu tidak hanya berwujud bangunan saja seperti candi, petirtaan, atau bangunan kuno lainnya, tetapi juga perkakas yang dipakai sehari-hari dan perleng…
Setelah diteliti selama beberapa tahapan sejak tahun 2009, terungkap bahwa situs Liyangan dulunya adalah permukiman kuno. Bagian-bagian dari permukiman itu ditemukan dalam kondisi yang lengkap. Bagian-bagian penting yang menunjukkan sebagai permukiman meliputi 3 (tiga) area, yaitu hunian, pemujaan, dan pertanian. Selain lengkap, bekas-bekas permukiman Liyangan kuno juga sangat jelas wujudnya. B…
Secara administrasi candi Badut terletak di desa Karangwidoro Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Disekeliling candi Badut tumbuh berbagai tanaman keras antara lain pohon jambu, kelapa, randu, dan lain-lain. Jarak antara tumbuhan tersebut dengan bangunan candi cukup dekat sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan melalui akarnya. Dalam melaksanakan pemugaran candi Badut terasa adanya kelem…
BERKALA ARKEOLOGI VOL. 33 EDISI NO. 2 - NOVEMBER 2013
BERKALA ARKEOLOGI VOL. 32 NO. 1 - MEI 2012
BERKALA ARKEOLOGI VOL. 36 NO. 1 - MEI 2016