Text
ARSITEKTUR TRADISIONAL DAERAH BENGKULU
Rumah tradisional Rejang asli menurut istilah orang Rejang disebut umeak potong jang. Melihat atapnya, rumah ini mempunyai bubungan jembatan (bubungan satu melintang) dengan teblayeaa/pelayaran sebelah kiri dan sebelah kanan. Atap bagian depan makin lama makin menurun, menyambung sampai ke berendo/beranda, dan seterusnya. Sedangkan pada suku bangsa melayu di Bengkulu rumah tempat tinggal dinamakan rumah panggung. Sebabnya adalah agar penghuninya dapat aman dari banjir. Disamping itu kolong rumah dapat digunakan untuk menyimpan gerobak, hasil panen, alat pertanian dan di desa juga berfungsi sebagai kandang hewan ternak, kayu api dan lain-lain.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain