Text
PENGRAJIN TRADISIONAL DI DAERAH PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
Kerajinan tradisional yang menggunakan bahan baku tumbuh-tumbuhan dan logam masih merupakan usaha keluarga dan kegiatannya berlangsung dalam lingkungan rumah tangga. Para perajin umumnya dalam teknologi dan peralatan yang digunakan masih banyak mengandalkan tenaga dan alat-alat sederhana, serta keterampilan yang sifatnya warisan. Hal ini mengakibatkan hasil kerajinan yang berbeda-beda baik kualitas maupun kuantitasnya. Modal utama yang dimiliki oleh pengrajin yang bersangkutan adalah bahan baku, peralatan dan rumah atau pekarangan sebagai ruang kegiatan produksi. Kerajinan tardisional yang menggunakan bahan baku tumbuh-tumbuhan dan logam yang merupakan usaha keluarga, bisa menyerap tenaga kerja. Dalam pelestarian kebudayaan, kerajiann tersebut tetap bertahan dengan bentuk rancangan yang bisa memenuhi keinginan setiap kelompok etnik yang terdapat di Kalimantan Tengah, khususnya kelompok masyarakat orang Dayak Ngaju. Para pengrajin tetap berpegang pada prinsip untuk memenuhi kebiasaan yang berlaku pada kelompok masyarakat yang bersangkutan, tanpa memaksakan kehendaknya terhadap hasil kerajinan yang dibuatnya. Seperti jukung/perahu, parang, pisau ambang, pisau lantik, dan mandau dibuat sejak dahulu hingga saat ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain