Text
KONFLIK ANTAR KOMUNITAS ETNIS DI SAMBAS 1999 SUATU TINJAUAN SOSIAL BUDAYA
KONFLIK ANTAR KOMUNITAS ETNIS DI SAMBAS 1999 SUATU TINJAUAN SOSIAL BUDAYA
Konflik antarkomunitas etnis di Sambas tahun 1999 yang lalu telah menimbulkan korban lebih empat ratus orang meninggal, lebih empat ribu rumah terbakar dan puluhan ribu orang menjadi pengungsi. Fenomena kekerasan kolektif di Sambas itu hanyalah permukaan dari kekerasan yang terpendam dan bersifat laten yakni kekerasan struktural berakar pada ketidakadilan dalam tata sosial ekonomi yang merugikan penduduk asli di Kabupaten Sambas. Kekerasan kultural terdapat dalam domain-domain budaya. Kekerasan kultural ini memberikan dasar legitimasi bahwa penyelesaian konflik melalui kekerasan, dapat diterima sebagai kewajaran. Meskipun di Sambas dan Kalimantan Barat pada umumnya, telah berulang kali terjadi konflik antarkomunitas etnis, namun optimisme terhadap perdamaian tetap ada.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain