Text
GERAKAN NASONALISME DI ACEH (1900-1942)
Derap langkah pergerakan nasional yang bermula di pulau Jawa, pada perempatan pertama abad XX telah bergema pula di daerah Aceh. Organisasi pergerakan diantaranya Serikat Islam (Juli 1916), Serikat Aceh (1916), Boedi Oetomo (Januari 1918), oleh para cendikiawan Aceh pada umumnya dijadikan sebagai wadah kegiatan politik mereka. Melalui organisasi ini (sekalipun bukan sebagai partai politik) rakyat Aceh melalui para intelektualnya menyalurkan aspirasi politiknya. Di daerah Aceh pada waktu itu ada dua kelompok pemimpin yang telah berperan aktif dalam menumbuhkan pergerakan nasionalisme di Aceh, yaitu kaum bangsawan atau pemerintahan adat serta kaum ulama. Sikap menentang kekuasaan penjajah, tidak pernah padam pada diri sebagian mereka. Justru kemampuan intelektual yang mereka miliki sebagian hasil dari pendidikan modern, telah digunakan sebagai alat efektif untuk membangkitkan semangat kemerdekaan pada rakyat Aceh.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain