Text
MODERNISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP SISTEM PERTANIAN DI YOGYAKARTA
Dalam kegiatan ini terlihat adanya pengaruh modernisasi yaitu mekanisasi pada alat pertanian pengolah tanah (traktor tangan) yang saat penelitian dilangsungkan disebutkan oleh aparat desa setempat jumlahnya tidak lebih dari 3 buah. Pada saat dilakukan penanaman hampir semua alat-alat yang digunakan masih tradisional. Pada tahap pemeliharaan alat-alat yang digunakan adalah alat penyemprot hama dan pupuk semi mekanisme (semprotan yang digendong). Tahap pemanenan dilakukan pemotongan padi yang sudah menguning. Alat yang digunakan untuk menuai padi ialah cengkrong dan ani-ani. Pada tahap pengelolaan padi masih melekat di tangkainya dilepaskan dengan mesin perontok atau dengan tangan dipukul-pukulkan ke lantai sehingga menghasilkan gabah. Proses modernisasi yang sedang berlangsung di desa Argomulyo, khususnya dalam bidang mekanisasi peralatan pertanian dapat berjalan secara wajar, sehingga tidak terlihat adanya benturan budaya yang menyolok sehingga menimbulkan konflik sosial, kepentingan dan psikologis. Masih dipertahankannya sebagain besar peralatan pertanian tradisional tidak berarti mereka adalah masyarakat yang tidak mau menerima pembaharuan, tetapi melainkan sejauh inialat-alat tersebut masih dianggap lebih praktis dan baik dalam rangka memenuhi kebutuhan kerja mereka. Jadi perubahan yang terjadi karena adanya modernisasi khususnya di bidang mekanisasi pertanian telah berlangsung di Desa Argomulyo, walaupun dapat dikatakan cenderung berjlan lambat. Sejauh ini perubahan yang terjadi ialah di sektor-sektor yang oleh masyarakat setempat dianggap menguntungkan sehingga dapat diterima oleh mereka.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain