Text
TEBAS DALAM PERUBAHAN : PETANI JERUK DAN PERMASALAHANNYA TAHUN 1955 - 2008
TEBAS DALAM PERUBAHAN:PETANI JERUK DAN PERMASALAHANNYA TAHUN 1955 - 2008
Perkebunan jeruk itu dibagi dalam tiga periodisasi yaitu pada generasi pertama mulai ditanamnya jeruk pada tahun 1936 di Desa Segarau, kemudian dikembangkan tahun 1944 di Desa Bekut dan mengalami perkembangan. Pada generasi kedua dimulai dari tahun 1979-1992, dimana terjadi perkembangan dalam usaha perkebunan ini. Sebagai puncaknya adalah tahun 1992. Tahun ini pula dikatakan sebagai masa kejayaan atau keemasan perkebunan di Kecamatan Tebas. Akibat dari tataniaga jeruk yang kurang (monopoli) tahun 1993-1994, perkebunan jeruk mengalami kemerosotan. Beberapa tahun kemudian produksi jeruk tidak ada sama sekali di kecamatan ini. Pada generasi mereka yaitu dari tahun 1998 hingga sekarang tanaman jeruk mulai digairahkan kembali. Dengan bantuan pemerintah yang membekali mereka dengan bibit untuk disemaikan, pupuk, obat hama, dan uang untuk pengolahan mereka dimotivasi kembali untuk menanam jeruk dengan sistem okulasi. Awalnya hanya sedikit saja petani yang bersedia menyediakan lahannya untuk dicobakan, tetapi beberapa tahun setelah uji coba itu menghasilkan produksi buah yang baik. Lambat laun banyak yang mengikuti langkah-langkah petani tersebut.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain