Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of FLOBAMORA DI NUSA TENGGARA TIMUR
Penanda Bagikan

Text

FLOBAMORA DI NUSA TENGGARA TIMUR

SRI GURITNO - Nama Orang; SUHARDI - Nama Orang;

Naskah Seri Pengenal Budaya Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berjudul Flobamora ini terdiri dari beberapa bagian, meliputi Bagian Pertama adalah "Flobamora". Bagian ini menguraikan tentang letak dan kondisi daerah Nusa Tenggara Timur, baik itu mengenai alamnya, penduduk, maupun kehidupan sosialnya. Penduduknya terdiri atas berbagai suku dengan latar belakang budaya yang berlainan sehingga seperti memiliki seribu wajah. Di Nusa Tenggara Timur hidup binatang komodo yang diyakini sebagai species binatang purba yang masih ada. Gambar binatang ini terpampang pada lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bagian Kedua adalah "Paraingu, kampung orang Sumba". Perkampumpungan ini biasanya berada di tempat ketinggian, di punggung bukit atau pegunungan. Bentuk perkampunyannya seperti perahu. Menurut masyarakat setempat, perahu merupakan kendaraan para leluhur orang Sumba. "Mimpi Leu", merupakan bagian ketiga dalam buku ini. Ini merupakan cerita rakyat yang berasal dari masyarakat Suku Dawan, di Pulau Timor. Cerita rakyat ini menggambarkan tentang seseorang yang ingin memperoleh keuntungan dengan cara mudah, bahkan merugikan orang lain. Bagian Keempat mengangkat mengenai Herman Yohanes yang merupakan Putra Nusa Tenggara Timur. Ia adalah seorang pahlawan nasional cukup disegani yang merupakan seorang ahli atom pertama di Indonesia. Bagian Kelima menceritakan mengenai Pesona keindahan Danau Tiga Warna di Kelimutu. Sedangkan bagian akhir dari buku ini yaitu menceritakan mengenai "Naif Kakekku dan Ainaf Ibuku". Naif adalah sebutan kakek pada masyarakat Sumba. Sementara ainaf adalah sebutan ibu. Masyarakat Sumba memiliki berbagai istilah tersendiri untuk menyebut anggota keluarga atau kerabatnya. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
MAT - 307.72 (300-309) SUH F
Penerbit
DKI JAKARTA : BADAN PENGEMBANGAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA., 2002
Deskripsi Fisik
v + 76hlm; 15cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
MAT - 307.72 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?