Text
FLOBAMORA DI NUSA TENGGARA TIMUR
Naskah Seri Pengenal Budaya Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berjudul Flobamora ini terdiri dari beberapa bagian, meliputi Bagian Pertama adalah "Flobamora". Bagian ini menguraikan tentang letak dan kondisi daerah Nusa Tenggara Timur, baik itu mengenai alamnya, penduduk, maupun kehidupan sosialnya. Penduduknya terdiri atas berbagai suku dengan latar belakang budaya yang berlainan sehingga seperti memiliki seribu wajah. Di Nusa Tenggara Timur hidup binatang komodo yang diyakini sebagai species binatang purba yang masih ada. Gambar binatang ini terpampang pada lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bagian Kedua adalah "Paraingu, kampung orang Sumba". Perkampumpungan ini biasanya berada di tempat ketinggian, di punggung bukit atau pegunungan. Bentuk perkampunyannya seperti perahu. Menurut masyarakat setempat, perahu merupakan kendaraan para leluhur orang Sumba. "Mimpi Leu", merupakan bagian ketiga dalam buku ini. Ini merupakan cerita rakyat yang berasal dari masyarakat Suku Dawan, di Pulau Timor. Cerita rakyat ini menggambarkan tentang seseorang yang ingin memperoleh keuntungan dengan cara mudah, bahkan merugikan orang lain. Bagian Keempat mengangkat mengenai Herman Yohanes yang merupakan Putra Nusa Tenggara Timur. Ia adalah seorang pahlawan nasional cukup disegani yang merupakan seorang ahli atom pertama di Indonesia. Bagian Kelima menceritakan mengenai Pesona keindahan Danau Tiga Warna di Kelimutu. Sedangkan bagian akhir dari buku ini yaitu menceritakan mengenai "Naif Kakekku dan Ainaf Ibuku". Naif adalah sebutan kakek pada masyarakat Sumba. Sementara ainaf adalah sebutan ibu. Masyarakat Sumba memiliki berbagai istilah tersendiri untuk menyebut anggota keluarga atau kerabatnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain