Text
MARAPU DI PULAU SUMBA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Orang Sumba merupakan para pendatang dari luar Sumba, yang kemungkinan dari Asia Belakang yang memasuki Sumba dalam beberapa gelombang secara berkelompok dan kemudian menyebar serta menetap di seluruh Pulau Sumba. Orang Sumba mengelompokan diri dalam persekutuan marga (kabihu), kampung (paraingu) dan kepercayaan (Marapu). Seluruh kehidupan orang Sumba, sejak masih janin dalam rahim ibunya hingga meninggal, diwarnai oleh kepercayaan kepada Marapu. Kesejahteraan atau kemalangan hidup ditentukan oleh taat-tidaknya seseorang dalam pelaksanaan adat istiadat. Penyembahan Marapu terutama ditujukan kepada arwah leluhur dan kekuatan supranatural. Penyembahan itu dilakukan berdasarkan ketentuan adat apaiba orang Sumba memerlukan pertolongan para leluhur. Orang Sumba juga mengenal adanya Ilah Tertinggi sebagai pencipta langit dan bumi. Masyarakat Sumba secara umum sistem kepercayaannya adalah kepercayaan asli yang dikenal dengan istilah Marapu, yakni pemujaan kepada nenek moyang dan kekuatan-kekuatan supra natural. Kepercayaan asli ini tercermin dari beranekaragam bentuk dan manisfestasi religiusitas, salah satu bentuknya adalah kepercayaan kepada roh nenek moyang yang dianggap mempunyai kekuatan yang berada diluar jiwa manusia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain