Text
NILAI BUDI PEKERTI DALAM PANTUN MELAYU
Orang Melayu meyakini, anak adalah amanah dari Tuhannya, serta dilahirkan dalam keadaan suci. Orang Melayu merasa berkewajiban untuk menjaga, memelihara, melaksanakan serta menyempurnakan tanggungjawab mereka pada anaknya, baik lahiriah maupun batiniah sampai anak menjadi orang, yakni manusia yang sempurna lahiriah dan batiniahnya. Bahkan, kewajiban dan tanggung jawab itu terus berlanjut sampai ke akhir hayatnya. Untuk mewujudkan agar anaknya jadi orang, orang Melayu sejak dini sudah mulai menanamkan nilai luhur yang bersumber dari ajaran agama, adat dan tradisi serta norma sosial yang ada di dalam masyarakat yang digali dari ungkapan dan pantun. Berhasil atau tidaknya seseorang anak menjadi orang sangatlah tergantung kepada orang tua, keluarga serta anggota masyarakatnya. Anak yang berbudi pekerti di lingkungan masyarakat yakni anak yang sempurna, baik lahir maupun bathinnya dengan dijiwai oleh nilai luhur yang terdapat di dalam Pakaian Nan Delapan belas atau Sifat Nan Delapanbelas pada diri pribadi anak.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain