Text
KERUSUHAN SAMBAS TAHUN 1999
KERUSUHAN SAMBAS TAHUN 1999
Isi buku Kerusuhan Sambas Tahun 1999 menceritakan tentang konflik antarkomunitas etnis Madura melawan Dayak di Kalimantan Barat yang sudah berlangsung selama sepuluh kali, terakhir kali adalah konflik antarkomunitas etnis Madura dan Melayu Sambas. Kerusuhan Sambas tahun 1999 itu oleh sebagian besar orang Melayu Sambas dimaknai sebagai akhir dari batas toleransi mereka terhadap konflik-konflik dalam skala yang lebih kecil yang seringkali terjadi dengan orang-orang Madura. Pengungsi korban kerusuhan Sambas 1999 untuk jangka waktu kurang dari lima tahun mungkin belum dapat kembali ke daerah Sambas mengingat besarnya gelombang amarah massa pada saat kerusuhan terjadi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain