Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of YOGYAKARTA DARI HUTAN BERINGIN KE IBUKOTA DAERAH ISTIMEWA
Penanda Bagikan

Text

YOGYAKARTA DARI HUTAN BERINGIN KE IBUKOTA DAERAH ISTIMEWA

DWI RATNA NURHAJARINI - Nama Orang; RETNA ASTUTI - Nama Orang; TITI MUMFANGATI - Nama Orang; HISBARON MURYANTORO - Nama Orang; I.W. PANTJA SUNJATA - Nama Orang; SRI SUMARSIH - Nama Orang;

Secara historis Yogyakarta berawal dari sebuah Kota Istana atau Kota Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang terletak di daerah pedalaman Jawa. Sejak awal tumbuhnya kota istana, Yogyakarta telah dihuni oleh beragam suku bangsa dan etnis itu membawa kebudayaan yang berbeda. Yogyakarta yang terbentuk dari kota istana, sejak awal telah diwarnai dengan kekuatan Belanda. Di awal abad XX, Yogyakarta menjadi tempat lahirnya berbagai organisasi sosial yang mewarnai masa pergerakan nasional, dan sampai sekarang masih tetap eksis dalam kancah perjuangan bangsa. Di bidang pendidikan tidak hanya Muhammadiyah yang bergerak cepat dalam mencerdaskan masyarakat, kiprah seperti itu juga dilakukan oleh Taman Siswa. Yogyakarta pada masa revolusi bergerak cepat, kondisi yang cukup kondusif membuat pemerintahan pusat dipindahkan ke Yogyakarta. Sebuah ikon pendidikan lahir dari kota Yogyakarta. Periode 1945-1949 juga membuat Yogyakarta mendapat julukan sebagai Kota Perjuangan. Hal itu karena di Yogyakartalah (ibukota negara) berbegai perjuangan senjata dan diplomasi dilakukan. Perjuangan bersenjata yang dilakukan untuk merebut kembali Indonesia juga dengan cara menyerang dan menguasai kota walaupun hanya dalam waktu beberapa jam, melalui Serangan Umum 1 Maret 1949. Dengan kata lain menguasa Kota Yogyakarta berarti menandakan bahwa Indonesia masih ada. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKO -959.8(950-959) DWI Y
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : BPSNT YOGYAKARTA., 2012
Deskripsi Fisik
xiv + 168hlm; 15cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-40-2
Klasifikasi
SKO -959.8(950-959)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?