Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PRIMBON PAWUKON BAYI LAHIR
Penanda Bagikan

Text

PRIMBON PAWUKON BAYI LAHIR

DRS. SUTIKNO - Nama Orang;

PRIMBON PAWUKON BAYI LAHIR

Buku "Serat Primbon Pawukon Bayi Lahir" yang aslinya ditulis dengan huruf Jawa setebal 91 halaman ini adalah merupakan suatu catatan dari nenek moyang kita yang cukup tinggi nilainya. Primbon sendiri berarti buku tempat menyimpan segala sesuatu yang menyangkut perilaku kehidupan manusia. Sedangkan Pawukon adalah buku yang membicarakan pribadi manusia atas dasar wuku seseorang. Jadi pawukon adalah salah satu bagian dari isi Primbon itu seluruhnya. Buku "Serat Primbon Pawukon Bayi Lahir" ini isinya mencakup sifat-sifat kehidupan manusia, watak-wataknya, malapetaka yang menimpa dirinya serta bagaimana cara menangkalnya. Disamping itu juga berisi tentang ramalan mengenai hidup seseorang, serta petunjuk tentang usaha apa yang cocok bagi setiap orang. Semua itu berdasarkan hari kelahiran, hari pasaran, bulan, tahun, windu, neptu dan perbintangan. Secara garis besar, isi Primbon dapat diperinci menjadi empat masalah pokok, yaitu : Kelahiran, Perkawinan, Kematian, Segala sesuatu yang bersangkutan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Orang Jawa percaya bahwa primbon sangat penting dalam dirinya, karena di dalam primbon itu mengandung petunjuk-petunjuk dan petuah-petuah bagaimana manusia harus menjalankan sesuatu.Di dalam primbon berisi juga tentang lambang-lambang. Dengan mengungkapkan isi dan latar belakang naskah kuno mengenai "Primbon dan Pawukon Bayi lahir" ini berarti kita ikut memelihara warisan budaya nenek moyang kita yang tinggi nilainya terutama bagi masyarakat yang tidak dapat berbahasa Jawa dan tidak dapat membaca huruf Jawa. Isi naskah ini tentunya masih perlu dikaji lebih dalam lagi sehingga akan memudahkan bagi pembaca untuk memisahkan mana nilai-nilai yang sesuai dengan perkembangan pembangunan dan mana yang menghambat perkembangan pembangunan itu sendiri. Akan tetapi sebagai suatu pengetahuan kiranya perlu dijadikan perbandingan didalam menata kehidupan yang seimbang.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
NKU-091 (090-099) SUT P
Penerbit
Jawa Tengah : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1988
Deskripsi Fisik
91 hlm; 14cm x 21cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NKU-091 (090-099)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?