Text
ADAT DAN TRADISI MASYARAKAT SUKU DAYAK KAYAN DI MIAU BARU KALIMANTAN TIMUR DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL
ADAT DAN TRADISI MASYARAKAT SUKU DAYAK KAYAN DI MIAU BARU KALIMANTAN TIMUR DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN
Orang Kayan di Miau Baru adalah sebuah masyarakat yang sembari tetap mendefinisikan diri sebagai masyarakat adat juga menyadari bahwa adat, tradisi dan kebudayaan mereka telah dan sedang mengalami perubahan menuju bentuk dan hakekat yang baru. Dalam bidang religi jantung dari kepercayaan religius lama telah hilang dan boleh dikatakan hilang seluruhnya. Orang Kayan secara formal tidak lagi percaya kepada Du (Doh) Tanangan dan Batang Tuman atau kepada Bungan Malan. Tidak lagi ada penyembahan dan ritual-ritual kepada roh-roh alam. Dalam adat, khususnya hukum adat juga ditemukan banyak hal yang sudah ditinggalkan, seperti hukuman bagi orang berzinah. Sejak terjadi perubahan kepercayaan lama ke agama baru, yakni Kristen Protestan terjadi pula perubahan yang sangat signifikan dalam hukum adat berupa peniadaan unsur-unsur pantangan karena dianggap menyembah berhala dan merugikan masyarakat secara material.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain