Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ALINEASI DAN ISOLASI WILAYAH KRAYAN SEBUAH IRONI PERBATASAN DI KALIMANTAN TIMUR
Penanda Bagikan

Text

ALINEASI DAN ISOLASI WILAYAH KRAYAN SEBUAH IRONI PERBATASAN DI KALIMANTAN TIMUR

MOCH. ANDRI WP - Nama Orang;

Krayan merupakan wilayah kecamatan perbatasan di propinsi Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan dua wilayah negara bagian di Malaysia, yaitu Serawak dan Sabah. Krayan menjadi salah satu kecamatan perbatasan yang sebagian wilayahnya ditetapkan sebagai kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang. Seiring dengan penetapan kawasan cagar alam yang kemudian dirubah menjadi Taman Nasional, pada saat yang hampir bersamaan juga berlangsung pelaksanaan program regrouping desa, yaitu proses penggabungan desa dengan cara merelokasi sejumlah pemukiman kampung tradisional atau bawang kedalam satuan wilayah pemukiman yang lebih besar atau yang kemudian dikenal dengan kelompok desa. Oleh karena tradisi akses pemanfaatan lahan tepun atau lahan adat leluhur di masyarakat Krayan didasarkan kepada teritori kampung atau bawang, maka proses regrouping desa kemudian menjadi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dalam konteks yang berbeda, relokasi pemukiman penduduk juga menghasilkan persoalan lain yang berhubungan dengan akses pemanfaatan lahan dan kewilayahan adat. Masing-masing kampung atau desa yang telah direlokasi ternyata masih tetap memiliki konsep kepemilikan lahan tepun, atau lahan adat leluhur kampung yang tidak beralih atau hilang. Sekalipun kampung mereka telah berpindah lokasi dan tidak lagi berada dalam teritori wilayah adatnya yang asli. Sehingga masyarakat yang dianggap sebagai penduduk bawang, kemudian tidak dapat memiliki akses terhadap lahan di wilayah sekitar yang menjadi pemukimannya saat ini. Kecuali dengan izin masyarakat kampung setempat, atau juga dengan cara lainnya yang dianggap tidak bertentangan dengan tradisi dan adat kampung setempat yang berlaku. Misalnya dengan cara menyewa atau mendapatkan hak waris karena ikatan tali perkawinan.

 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KSB - 307.7 (300-309) MOC A
Penerbit
Kalimantan Barat : STAIN PRESS., 2011
Deskripsi Fisik
x+165hlm; 14,8cm x 20,7cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-7942-82-0
Klasifikasi
KSB - 307.7 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ALINEASI DAN ISOLASI WILAYAH KRAYAN SEBUAH IRONI PERBATASAN DI KALIMANTAN TIMUR
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?