Text
TANAMAN POKEM DALAM TRADISI LOKAL ETNIS BIAK DI PULAU NUMFOR KABUPATEN BIAK NUMFOR
TANAMAN ”POKEM” DALAM TRADISI LOKAL ETNIS BIAK DI PULAU NUMFOR KABUPATEN BIAK NUMFOR
Pokem (Latin:pennisetum sp) merupakan salah satu makanan khas yang ada di wilayah Papua. Pokem merupakan makanan pokok dan makanan pendamping selain sagu dan umbi-umbian didaerah tersebut. Tanaman pokem sendiri tidak dapat dijumpai di wilayah lain di pulau Papua. Pokem terdiri atas beberapa bagian, yaitu batang atau jelai, bulir dan isi bulir. Masing-masing dengan sebutan lokal yaitu : kor untuk batang atau jelai, Mor untuk bulir pokem, dan kraf untuk isi bulir pokem. Pokem yang siap diolah adalah pokem yang berupa bulir-bulir dan telah dipisahkan dari batang atau jelainya sehingga hanya tersisa biji-bijian kecil pokem. Selanjutnya biji-bijian pokem atau serealia pokem siap diolah menjadi makanan. Biasanya penduduk lokal membuat bubur sereal yang encer maupun padat tergantung selera dan cara pengolahannya. Masyarakat Biak yang ada di Numfor telah melakukan tradisi menanam pokem bertahun-tahun. Tradisi ini dilakukan dengan beberapa proses atau tahapan, yang didalamnya dilakukan sejumlah upacara agar proses dapat berjalan dengan baik. Seperti halnya Mananwir pokem, yang dipercaya sebagai pemimpin dalam melakukan tradisi menanam pokem. Menurunnya kebiasaan melakukan tradisi menanam pokem mengakibatkan bergesernya beberapa fungsi yang ada sebelumnya. Bila dahulu saat masyarakat aktif menjadi pelaku tradisi, fungsi-fungsi penting seperti fungsi sosial, budaya dan pendidikan menjadi dominan dan berpengaruh terhadap keseimbangan hidup masyarakat terhadap alam dan lingkungannya. Namun sekarang, beberapa fungsi menjadi bergeser bahkan mulai hilang seiring terkikisnya tradisi ini sedikit demi sedikit.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain