Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of EKSISTENSI EKS BANDARA MALUKA DALAM SEJARAH KOLONIAL DI KALIMANTAN SELATAN DAN REFLEKSINYA PADA MASA KINI
Penanda Bagikan

Text

EKSISTENSI EKS BANDARA MALUKA DALAM SEJARAH KOLONIAL DI KALIMANTAN SELATAN DAN REFLEKSINYA PADA MASA KINI

HENDRASWATI - Nama Orang;

Eks Bandara Maluka merupakan salah satu dari sekian banyak peninggalan bersejarah yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. Seperti namanya, Eks Bandara Maluka terdapat di Desa Maluka (sekarang Maluka Baulin) Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Bandara yang terletak kira-kira 2,5 km dari bibir pantai Laut Jawa ini dibangun pada awal-awal pendudukan Jepang di Kalimantan Selatan (1942). Pembangunan Bandara dilakukan oleh Kinrohosi dan Romusha. Selain membangun Bandara Maluka, Jepang juga memperbaiki lapangan terbang Kanres daerah Dayu Ampah, dan lapangan terbang Ulin di daerah Banjarbaru. Tujuan pembangunan bandara/lapangan terbang ini adalah sebagai sarana pertahanan Jepang untuk menghadapi serangan Sekutu. Dengan adanya lapangan terbang di beberapa tempat, pihak Jepang berharap dapat dijadikan landasan pacu bagi pesawat-pesawat tempurnya. Setelah Jepang meninggalkan Kalimantan Selatan bandara ini praktis tidak terpakai lagi, karena di Banjarbaru sudah ada bandara yang lebih besar yang dibangun lebih dahulu daripda bandara Maluka, yaitu Bandara Syamsudin Noor yang terletak di Kota Banjar Baru. Akhirnya eks Bandara Maluka kini dikembangkan oleh TNI Angkatan Udara untuk dipergunakan sebagai lapangan tembak dari udra ke darat (Air Weapon Range /AWR) untuk pesawat-pesawat tempur yang kemudian diberi nama AWR Dwi Harmono.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI - 959.8 (950 - 959) HEN E
Penerbit
Kalimantan Selatan : BPNB PONTIANAK., 2013
Deskripsi Fisik
100 hlm; 16cm x 24cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-1202-37-1
Klasifikasi
KTI - 959.8 (950-959)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • EKSISTENSI EKS BANDARA MALUKA DALAM SEJARAH KOLONIAL DI KALIMANTAN SELATAN DAN REFLEKSINYA PADA MASA KINI
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?