Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN SOSIAL PASCA KONFLIK (KASUS: KELURAHAN SALASSA DAN DESA BAEBUNTA)
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN SOSIAL PASCA KONFLIK (KASUS: KELURAHAN SALASSA DAN DESA BAEBUNTA)

IRIANI - Nama Orang;

HUBUNGAN SOSIAL PASCA KONFLIK (KASUS: KELURAHAN SALASSA DAN DESA BAEBUNTA)

Hubungan sosial masyarakat di Kelurahan Salassa dan Desa Baebunta sebelum terjadi konflik mengalami proses sosial yang cukup lama dan penuh dengan dinamika. Dalam proses interaksi selama bertahun-tahun antara pendayang dan penduduk asli yang berbeda latar belakang budaya dan agama akhirnya menimbulkan hubungan-hubungan yang bersifat assosiatif dan disasosiatif. Adapun faktor yang menyebabkan terjadinya konflik dalam masyarakat di Salassa dan Baebunta dimulai dengan adanya kecemburuan sosial diantara pendatang dan penduduk asli dari segi ekonomi, adanya perbedaan budaya atau budaya yang bertentangan dengan budaya masyarakat setempat. Dengan berbagai macam usaha, akhirnya kedua belah pihak berhenti bertikai dan mereka sepakat untuk berdamai melalui sholat idul fitri. Pasca konflik, masyarakat di Kelurahan Salassa dan Baebunta mulai membangun kembali rumah-rumah mereka yang rusak dan kembali beraktivitas seperti biasa. Hubungan sosial pun lama-kelamaan terjalin kembali seperti sedia kala. Rasa dendam sudah mulai menghilang di antara mereka yang berkonflik. Masyarakat selalu berusaha menjaga perdamaian, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam kehidupan beragama, sehingga selalu tercipta kerukunan diantara pendatang dan penduduk asli. Mereka menganggap secara kultural antara pendatang dan penduduk asli adalah satu, tidak ada yang superior dan tidak ada yang inferior.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sulawesi Selatan : BPNB MAKASSAR., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-263-036-4
Klasifikasi
3.4 (300-3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?