Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of TARI KABASARAN SUKU BANGSA MINAHASA
Penanda Bagikan

Text

TARI KABASARAN SUKU BANGSA MINAHASA

MARIA E.TANGKILISAN, DKK - Nama Orang;

Kabasaran dalam dialek Tombulu menyebutnya kawasaran asal kota wasal (wasar) sebutan untuk ayam jantan yang dipotong mahkota di atas kepalanya agar lebih galak ketika menyabung. Yang dinamakan Kabasaran adalah kaum pria yang memakai topi bulu ayam atau bulu burung cendrawasih, memakai senjata tajam tombak atau pedang, busananya dari lilitan dan gantungan kain tenunan ”Bantenan” dan kain ”Patola” tenunan asli Minahasa tiruan kain sutera India serta memakai perisai. Yang terlibat dalam kabasaran adalah semua golongan ”Warandi” (prajurit Tradisional Minahasa dalam pakaian upacara adat). Tari kabasaran berbentuk komando. Semua gerakan tari berdasarkan komando atau aba-aba dari pemimpin tari. Menurut fungsi upacara adat, maka para penari kabasaran menarikan tiga jenis tarian yakni simbolisasi berperang yang dinamakan Cakalele, Lalaya’an adalah simbolisasi bergembira karena menang perang, dan Kumoyak adalah menghormati roh musuh yang terbunuh dalam peperangan.Tarian Kabasaran ini terdiri dari 3 babak yaitu Cakalele, Kumoyak dan Lalayaan yang berasal dari 3 tarian dalam upacara adat yang berbeda. Cakalele dari upacara Ma’wuaya dipimpin oleh si ”si Muaya” pelatih perang, sebelum pergi perang dan setelah kembali dari berperang. Tarian Kumoyak berasal dari upacara Mauri adalah upacara korban kepala manusia dan Lalayaan adalah menetralisir atau menghilangkan panas dari jimat-jimat yang terikat di badan karena sebelumnya jimat itu dipanaskan dekat api (fufu/rao). Masing-masing babak punya 3 gerakan yang berbeda sesuai fungsi.

 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sulawesi Utara : BPNB MANADO., 2013
Deskripsi Fisik
31
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-9374-70-4
Klasifikasi
RKE - 793.3 (790-799)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?