Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PANGSUMA SEJARAH PERANG MJANG DESA
Penanda Bagikan

Text

PANGSUMA SEJARAH PERANG MJANG DESA

SAMANGAT JACOBUS E.FRANS LAYAN - Nama Orang;

PANGSUMA SEJARAH PERANG MAJANG DESA
Pang Suma alias Menera lahir pada tahun 1911, di Kampung Nek Bindnag Ketemenggungan Embuan, Distrik atau sekarang Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau anak dari Dulung, asal suku bangsa dayak Desa Kewarganegaraan Hindia Belanda atau sebagai warga In lander (Indonesia) yang gugur di Meliau pada tanggal 17 Juli 1945. Kawin dengan Ranca dan mengangkat anak Suma bin Ayai bin Dulung alias (Ayai alias Pang Laya). Dengan riwayat perjuangan, bahwa sebagai anggota Angkatan Perang Majang Desa yang terbentuk pada tanggal 13 Mei 1945, dimana pertempuran APMD dimulai sejak bulan Juni sampai dengan Oktober 1945. Sementara aktivis perjuangan Pang Suma sendiri adalah sebagai berikut : (1) Pada tanggal 13 Mei 1945 bersama abangnya Ajun alias Pang Linggan di Sekucing Labai, diikuti oleh 6 orang keluarga besar Dulung alias Pang Ajun menatang Jepang yang bernama Osaki, pimpinan perusahaan sampai tewas. (2) Pada tanggal 12 Juni 1945 Pang Suma bersama 30 orang masa menyergap dan menewaskan Takeo nakatani di rumah KKK Kunyil. (3) Pada tanggal 24 Juni 1945 memasuki Kota Meliau dan selanjutnya pada tanggal 29 dan 30 Juni 1945 menyerbu Jepang di Kota Meliau dan setelah 2 hari bertempur melawan Jepang pada penyerangan yang pertama, Pang Suma dan anak buahnya mundur. (4) Pada tanggal 17 Juli 1945 menyerang Jepang di Kota Meliau dan pada hari itu juga setelah pertempuran melawan Jepang timah panas yang bukan dari tentara Jepang melumpuhkan paha Pang Suma dimana akhirnya, Pang Suma bersama abangnya yang bernama Ajun alias Pang Linggan disertai oleh keponakannya yang bernama Apae telah gugur ketiganya gugur sebagai kesuma bangsa. Mereka bertiga kini dimakamkan di makam pahlawan Meliau.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Barat : DISBUDPAR KAB. SANGGAU., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
978-602-71449-1-0
Klasifikasi
8.1 (900-9
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?