Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SEJARAH DAN PENGARUH ISLAM DI KOTAWARINGIN
Penanda Bagikan

Text

SEJARAH DAN PENGARUH ISLAM DI KOTAWARINGIN

JUNIAR PURBA - Nama Orang; LISYAWATI NURCAHYANI - Nama Orang; HENDRASWATI - Nama Orang;

Kerajaan Kotawaringin Lama pertama kali diperintah oleh Pangeran Adipati Antakesuma bin Sultan Mustainubillah dengan gelar Ratu Bengawan yang memerintah tahun 1615-1630. Dalam catatan sejarah Kalimantan Tengah disebutkan bahwa raja yang memerintah di kerajaan Kotawaringin ada 14 (empat belas) raja yang dalam masa kekuasaannya dibagi dalam dua periode pemerintahan, yaitu pemerintahan dari raja I-VIII di Kotawaringin Lama dan pemerintahan raja ke IX-XIV di Pangkalan Bun yaitu Kotawaringin Baru. Dalam sejarahnya, Kotawaringin telah ada sejak zama Majapahit, sebelum dan sesudah Islam. Perkembangan agama Islam di Kotawaringin mengalami kemajuan yang meningkat sejak masa Panembahan Anom (Sultan ke 3). Pengaruh Islam sudah meresap dalam masyarakat Kota Waringin dilihat dari beberapa bidang diantaranya dalam bidang politik, pengaruh Islam terlihat dalam birokrasi kekuasaan. Belum diketahui secara pasti bagaimana sistem birokrasi sebelum Islam masuk. Ada yang mengungkapkan bahwa masuknya pengaruh Islam berasal dari kerajaan Banjarmasin. Bahkan pendiri kerajaan Kotawaringin (pada waktu itu juga dikenal dengan nama Kutaringin), diyakini adalah keturunan Kerajaan Banjar yaitu Pangeran Adipati Antakesuma. Pengaruh kerajaan Banjar sangat luas dalam pemerintahan kerajaan Kotawaringin, bahkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat sangat kental pengaruh Banjar. Sementara pertumbuhan dan perkembangan kerajaan Banjar tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kerajaan-kerajaan di Jawa.
Translate
The kingdom of Kotawaringin Lama was first ruled by Prince Adipati Antakesuma bin Sultan Mustainubillah with the title of Queen of Bengawan who ruled in 1615-1630. In the historical record of Central Kalimantan, it is stated that there were 14 (fourteen) kings who ruled in the Kotawaringin kingdom which were divided into two periods of rule, namely the reign of the King I-VIII in Kotawaringin Lama and the reign of the IX-XIV king in Pangkalan Bun namely Kotawaringin Baru. In its history, Kotawaringin had existed since the Majapahit era, before and after Islam. The development of Islam in Kotawaringin had increased since the Panembahan Anom (3rd Sultan). The influence of Islam had permeated the City of Waringin seen from several fields including in politics, the influence of Islam was seen in the bureaucracy of power. It was not yet known exactly how the bureaucratic system before Islam entered. Some revealed that the entry of Islamic influence came from the kingdom of Banjarmasin. Even the founder of the Kotawaringin kingdom (at that time also known as Kutaringin), was believed to be a descendant of the Banjar Kingdom, Prince Adipati Antakesuma. The influence of the Banjar kingdom was very broad in the government of the Kotawaringin kingdom, even in various aspects of community life the influence of the Banjar was very thick. While the growth and development of the Banjar kingdom could not be separated from the influence of the kingdoms in Java.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTE - 959.8 (950 - 959) JUN S
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : KEPEL PRESS., 2014
Deskripsi Fisik
xii+ 97hlm; 15,5cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-356-001-1
Klasifikasi
KTE - 959.8 (950-959)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • SEJARAH DAN PENGARUH ISLAM DI KOTAWARINGIN
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?