Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SEJARAH PERKEMBANGAN EKONOMI DAN KEBUDAYAAN DI BANYUMAS MASA GANDASUBRATA TAHUN 1913 - 1942
Penanda Bagikan

Text

SEJARAH PERKEMBANGAN EKONOMI DAN KEBUDAYAAN DI BANYUMAS MASA GANDASUBRATA TAHUN 1913 - 1942

YUSTINA HASTRINI NURWANTI - Nama Orang; DARTO HARNOKO - Nama Orang; THERESIANA ANI LARASATI - Nama Orang;

Kehidupan ekonomi dan budaya di Banyumas mengawali era baru sejak Banyumas diekploitasi pihak kolonial. Pada akhir abad 19 sampai awal abad 20, pemerintah kolonial Belanda mulai melaksanakan eksploitasi ekonomi dan penetrasi kekuasaan yang luas. Agar dapat memperoleh keuntungan maksimal, usaha itu dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan tanah pertanian dan tenaga penduduk. Keberhasilan pemerintah kolonial dalam meningkatkan pelaksanaan perekonomian disebabkan oleh kemampuannya dalam memperlajari dan memahami serta memanfatkan lembaga pribumi. Dengan demikian, dalam pelaksanaannya baik perkebunan tebu maupun industri gula menggunakan jalur-jalur wewenang tradisional di daerah pedesaan. Perubahan bentuk kehidupan ekonomi masyarakat pedesaan Jawa dipengaruhi oleh hubungan masyarakat petani dengan jaringan masyarakat yang lebih luas. Adanya jalinan hubungan kedua belah pihak itu dapat memperlebar jaringan hubungan sosial mereka yang pada gilirannya menyebabkan berlangsungnya proses perubahan sosial-ekonomi dan budaya dalam masyarakat pedesaan. Proses perubahan dalam masyarakat mendorong terjadinya berbagai persoalan baru. Hal ini merupakan konsekuensi dari suatu perubahan ekonomi yang sedang berlangsung. Munculnya kebebasan individu yang semakin meluas di dalam masyarakat bahkan muncul gerakan perkembangan budaya baik itu berupa perubahan gaya hidup, perkembangan arsitektur maupun atraksi budaya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKE - 900 (900-909) YUS S
Penerbit
Jawa Tengah : BPNB YOGYAKARTA., 2015
Deskripsi Fisik
vii + 116hlm; 16cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-52-5
Klasifikasi
SEK - 900 (900 - 909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?