Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KOMUNITAS ADAT USING DESA ALIYAN ROGOJAMPI BANYUWANGI JAWA TIMUR KAJIAN RITUAL KEBOAN
Penanda Bagikan

Text

KOMUNITAS ADAT USING DESA ALIYAN ROGOJAMPI BANYUWANGI JAWA TIMUR KAJIAN RITUAL KEBOAN

SALAMUN - Nama Orang; SUMINTARSIH - Nama Orang; Th. ESTI WURYANSARI - Nama Orang;

Ritual keboan Aliyan adalah ritual yang berkaitan dengan pertanian. Sebagian besar prosesinya bersifat sakral. Dua unsur budaya yang ada di dalamnya yaitu ritual gelar sanga dan ritual di makam Buyut yang menjadi pepunden masyarakat Using Aliyan memunculkan ppro dan kontra, sehingga ritual keboan matisuri dari tahun 1990an-1998. Dari dulu sampai sekarang ada perbedaan tafsir terhadap dua prosesi ritual tersebut antara kelompok yang ingin prosesi ritual gelar sanga dan ritual di makam dipangkas, dan kelompok pendukung ritual adat keboan yang tetap bertahan. Tulisan mendeskripsikan terjadinya proses matisurinya ritual keboan Aliyan dan bagaimana fenomena ini dimaknai oleh masyarakat Using Aliyan. Terdapat gambaran bahwa oleh peristiwa tersebut warga masyarakat syok, merasa kehilangan, dan takut akan terjadi sesuatu. Warga masyarakat Using Aliyan meyakini pengaruh dari peristiwa itu hasil panen tidak bagus, banyak hama, dan warga banyak yang sakit. Warga masyarakat kemudian melakukan slametan secara individual yang bersifat sederhana untuk mengganti ritual keboan. Ketika ritual keboan dimunculkan lagi, wacana tentang pemangkasan dua unsur budaya dalam ritual keboan masih tetap berlangsung sampai saat ini. Dari hasil rekonstruksi pasca matisuri upacara keboan ada pemangkasan dalam prosesinya antara lain ritual gitikan, dan dimasukkannya doa secara Islam dalam prosesi ritual tersebut, serta penambahan-penambahan dalam ritual tersebut yang sifatnya profan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
UUA - 394.2 (390-399) SAL K
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : BPNB YOGYAKARTA., 2015
Deskripsi Fisik
ix + 147hlm; 16cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-8971-55-6
Klasifikasi
UUA - 394.2 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?