Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SERAT TAJUSALATIN SUATU KAJIAN FILSAFAT DAN BUDAYA
Penanda Bagikan

Text

SERAT TAJUSALATIN SUATU KAJIAN FILSAFAT DAN BUDAYA

DRA. TITI MUMFANGATI - Nama Orang;

SERAT TAJUSALATIN SUATU KAJIAN FILSAFAT DAN BUDAYA
Serat Tajusalatin merupakan hasil karya sastra Jawa yang berisi ajaran moral dengan menggunakan cara pendekatan filsafat dan budaya. Tajusalatin ditulis dengan huruf latin, dan berbahasa Jawa, dengan maksud agar para pembaca yang berbahasa Jawa dapat memahami isi ajaran yang terkandung di dalamnya. Tajusalatin atau mahkota raja-raja merupakan satu hasil sastra Indonesia lama yang terkenal. Isi ceritanya mengandung ajaran moral yang ditulis dengan menggunakan versi Islam yaitu Arab, dan berisi uraian tentang kewajiban yang harus dilakukan oleh raja-raja (para pemimpin), hulubalang, menteri dan rakyat. Ajaran moral yang dimaksud di dalam Serat Tajusalatin adalah ajaran yang berisi suri tauladan yang baik bagi para pemimpin (raja dan pejabat negara). Kisah-kisah yang terdapat di dalam Serat Tajusalatin lebih banyak menvisualisasikan kegiatan yang sebenarnya meliputi keberadaan Tuhan, malaikat, kitab suci Al Quran, serta nasib baik dan buruk (qodla' dan Qadar). Namun pemimpin atau raja yang bengis dalam Serat Tajusalatin digambarkan secara jelas. Tuhan akan melakukan hukuman bagi kaum kafir, yaitu kaum yang tidak percaya adanya Tuhan. Pada bagian ini digambarkan kisah-kisah raja yang dimurkai Tuhan. Bagi perkembangan Kesusasteraan Jawa, Serat tajusalatin merupakan hasil karya sastra yang memperkaya kesusasteraan Jawa. Selama ini hanya sastra yang ada berbentuk kisah-kisah Raja Islam Jawa. Hal-hal yang diajarkan dalam Serat Tajusalatin tidak bertentangan dengan pandangan hidup masyarakat Jawa. Menurut pandangan Jawa tugas seorang raja/pemimpin adalah sebagai pengayom rakyat.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA., 1999
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
1.5 (100-1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?