Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KAJIAN NILAI BUDAYA NASKAH KUNA MEONGPALO KARELLAE
Penanda Bagikan

Text

KAJIAN NILAI BUDAYA NASKAH KUNA MEONGPALO KARELLAE

DRA. SRI SAADAH SOEPONO - Nama Orang;

KAJIAN NILAI BUDAYA NASKAH KUNA MEONGPALO KARELLAE

Meongpalo Karellae adalah raja atau Datunna Meonge yang kelak bertugas sebagai pengawal setia dan penjaga keamanan Sangiangseri sehingga dapat terhindar dari berbagai macam gangguan, baik dari binatang (tikus), bangsa burung (burung pipit) maupun serangga (walangsangit). Dunia mengalami perkembangan sedemikian rupa, sejalan dengan pertambahan penduduk yang kian hari makin bertambah, menyebabkan timbulnya berbagai peristiwa atau kejadian. Satu diantara peristiwa yang menarik untuk diketahui adalah ceritera meongpalo Karellae, tentang nasibnya yang malang dan sangat menyedihkan. Tidak hanya fisik yang disiksa bertubi-tubi, tetapi hatinya juga seolah teriris menyaksikan prilaku manusia yang tidak pernah menghargai sesamanya, juga tidak punya tatakrama. Kemanapun Meongpalo Karellae pergi selalu dikejar-kejar dan disiksanya. Amanah yang berasal dari Batara Guru, merupakan petunjuk yang sangat tepat dan perlu diantisipasi untuk melakukannya dan sebaliknya pantangannya itu dilanggar akan mendatangkan musibah berupa kemiskinan. Di dalam naskah Meongpalo Karellae mengandung berbagai nilai yang harus dijadikan pedoman bertindak bagi setiap manusia, agar sellau terjalin keserasian dan keselarasan hidup. Sampai sekarang, padi sellau dihormati dan tidak disia-siakan, bahkan penyimpanannya pun diupayakan di tempat yang terlindung dan aman. Di samping itu upacara yang sering dilaksanakan oleh setiap orang berkenaan dengan padi, dimaksudkan guna mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada mereka. Prilaku semacam itu berarti pula sangat bersyukur atas rejeki yang telah dilimpahkan Tuhan kepada umatnya. Tidak ada yang perlu disangsikan, bahwa perbuatan baik akan berbuah kebaikan pula. Itu adalah "hukum karma", yang sudah pasti akan terjadi pada setiap manusia.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
NKU-091 (090-099) SRI K
Penerbit
Sulawesi Selatan : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI JAKARTA., 1999
Deskripsi Fisik
113 hlm; 14cm x 21cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NKU-091 (090-099)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?