Text
JANTRA JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL IV NO 8 DESEMBER 2009
Jantra Vol IV No 8 memuat delapan artikel tentang sejarah dan budaya. Adapun delapan artikel ini bertema Industri dan Kerajinan Tradisional yaitu : Industrialisasi dan Perubahan Gaya Hidup: Semarang Pada Awal Abad Keduapuluh, oleh Mutiah Amini, membahas tentang Kota Semarang sebagai kota industri sebagai dampak dari globalisasi ekonomi di abad keduapuluh. Industri Pertambangan Nikel dan Dampaknya Pada Masyarakat Soroaka Sulawesi Selatan, oleh La Ode Rabani, memuat perkembangan produksi nikel di Soroaka Sulawesi Selatan dan mengapa nikel menjadi bagian dari sejarah Sulawesi Selatan serta mengungkap bagaimana industri membawa perubahan pada ekologi wilyah. Eksistensi Industri Rokok Kretek Kudus: Tjap Bal Tiga HM. Nitisemito dalam Lintasan Sejarah oleh Yustina Hastrini Nurwanti, membahas tentang awal mula produksi rokok di Kudus dan perkembangannya hingga Kudus terdapat banyak pabrik rokok yang dikenal di masyarakat sampai sekarang. Kerajinan Tenun Lurik di Klaten oleh Emiliana Sadilah, membahas tentang kerajinan tenun Pedan Klaten dan peranannya dalam menopang ekonomi di zaman Jepang dan pasang surut produksi tenun di Pedan.
Tenun Gedhog di Kabupaten Tuban oleh Isyanti, memuat tentang kerajinan tradisional tenun gedhogsebagai salah satu warisan budaya bangsa yang perlu di lestarikan sebagai identitas dan jati diri budaya daerah, serta sebagai penopang ekonomi rakyat. Pakaian Batik: Kulturisasi Negara dan Politik Identitas oleh Sarmini, membahas batik sebagai sebuah kebudayaan, fungsi batik serta perkembangan motif batik yang muncul di zaman modern sekarang ini yang tidak lagi berpedoman pada pakem motif batik yang ada pada zaman dahulu. Pelestarian Batik dan Ekonomi Kreatif oleh Sumintarsih, membahas tentang filosofi batik dan kekuatan daya kreativitasnya yang memberikan implikasi terhadap terbangunnya kemampuan daya saing yang akan memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat. Perajin Blangkon Yang Tak Lagi Diminati oleh Tugas Tri Wahyono, menyoroti tentang blangkon sebagai alat kelengkapan dalam berpakaian/busana adat Jawa yang semakin tidak digemari oleh generasi muda, padahal jenis pakaian ini merupakan salah satu ciri khas adat busana Jawa yang sangat terkenal pada zamannya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain