Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HAJI MUHAMMAD SIRADJ SOOD (RIWAYAT HIDUP DAN PENGABDIANNYA)
Penanda Bagikan

Text

HAJI MUHAMMAD SIRADJ SOOD (RIWAYAT HIDUP DAN PENGABDIANNYA)

DRA. JUNIAR PURBA - Nama Orang;

HAJI MUHAMMAD SIRADJ SOOD (RIWAYAT HIDUP DAN PENGABDIANNYA)

Haji Siradj Sood merupakan figur tokoh yang mempunyai kepribadian, ia ulet dan mempunyai pemikiran dalam memperjuangkan bangsanya. Jika dilihat dari latar belakang kehidupannya, ia berasal dari kalangan keluarga yang mampu dan cukup terpandang pada waktu itu, meskipun begitu sikap beliau dalam menghimpun dan mengkoordinir teman-temna seangkatan dan tokoh masyarakat Sambas untuk dapat saling bahu membahu dalam menentang keinginan kaum penjajah demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang merdeka. Walaupun ayah Haji Siradj termasuk orang mampu dan cukup terpandang, dalam pergaulan sehari-hari mereka tidak sombong dan rendah hati. Apalagi dari keluarga mereka termasuk orang yang terpandang dalam bidang keagamaan, ini dibuktikan dengan sebagian besar anggota keluarga memiliki gelar haji. Selain dalam perjuangan kemerdekaan, pada tahun 1961 - 1962, Haji Siradj Sood dan kawan-kawan juga memberikan pemikirannya dalam upaya pembentukan Sambas untuk menjadi sebuah Kabupaten, dengan cara pemindahan dari Kota Singkawang ke kota Sambas. Walaupun usaha yang mereka lakukan gagal tetapi ternyata pemikiran Haji siradj dan kawan-kawan merupakan agenda atau program bagi para pejabat yang ada di Kabupaten Sambas karena usulan tersebut tetap diperhatikan dan akhirnya pada tanggal 15 Juli 1999 secara resmi keinginan para pejuang tersebut menjadi kenyataan, dengan diresmikan pemindahan ibukota kabupaten sambas dari Singkawang ke kota Sambas, oleh Gubernur Aspar Aswin dan menetapkan Tarya Aryanto sebagai Bupati Sambas. Banyak pengalaman atau hikmat yang dapat dipetik dari perbuatannya. Segala yang baik dari kepribadiannya dapat dijadikan sebagai teladan dalam mengisi masa depan bangsa.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Barat : BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK., 2002
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
110
Klasifikasi
L8.2(TOKOH
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?