Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of METODA PENDIDIKAN SENI TARI UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Penanda Bagikan

Text

METODA PENDIDIKAN SENI TARI UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

SOEDARSONO, SOEMARDJO, SAL MURGIYANTO, DKK - Nama Orang;

Tari adalah ungkapan perasaan manusia yang dituangkan lewat gerak-gerak indah. Ditinjau dari Pendidikan Nasional, maka pendidikan seni tari merupakan salah satu aspek yang penting terutama dalam bidang pendidikan nilai dan sikap. Pendidikan tari di Sekolah Menengah Pertama dilaksanakan dengan berpangkal tolak dari pengertian bahwa : Pendidikan seni tari adalah kegiatan pendidikan yang menggunakan unsur-unsur seni budaya sebagai medianya. Dengan demikian, maka pendidikan seni tari di Sekolah Menengah Pertama harus diarahkan pada penumbuhan dan pengembangan apresiasi seni budaya yang merupakan bekal bermanfaat dalam mencapai keseimbangan spiritual, intelektual dan material anak didik. Pada dasarnya metode penyampaian untuk mata pelajaran seni tari dapat dilaksanakan dengan metode pembinaan dan metode pengajaran. Metode pembinaan dibagi menjadi metode pembinaan kepekaan gerak/sensitivitas, metode pembinaan ekspresi gerak, metode pembinaan kreativitas, dan metode pembinaan keterampilan gerak. Sedangkan dalam metode pengajaran yang digunakan dalam pendidikan seni tari, haruslah metode yang dapat merangsang daya cipta dan inisiatif serta dapat mengembangkan apresiasi tari sehingga dapat menikmatinya, sekaligus menumbuhkan keterampilan. Adapun yang dapat digunakan dari metode pengajaran dalam pendidikan seni tari meliputi metode kunjungan, dialogis (diskusi), mencoba sendiri (eksperimen), demonstrasi, klasikal, dan SAS yaitu metode yang digunakan untuk mengajarkan tarian bentuk, yaitu singkatan dari struktur, analisa, sistesa. Sedangkan sarana dan alat-alat penunjang yang disediakan untuk seni tari ini diantaranya tempat dan perlengkapan-perlengkapan, baik itu perlengkapan tari, buku-buku,  iringan untuk menari seperti musik daerah, tape recorder, keprak/ketokan, nyanyian/hitungan, atau alat lain yang bisa dijadikan sebagai musik pengiring.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RKE - 790.07 (790-799) SOE M
Penerbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.,
Deskripsi Fisik
32 hlm; 15cm x 21cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
RKE - 790.07 (790-799)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?