Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERKAMPUNGAN DI KOTA SEBAGAI WUJUD ADAPTASI SOSIAL (KEHIDUPAN DI PERKAMPUNGAN MISKIN DI KODYA MEDAN)
Penanda Bagikan

Text

PERKAMPUNGAN DI KOTA SEBAGAI WUJUD ADAPTASI SOSIAL (KEHIDUPAN DI PERKAMPUNGAN MISKIN DI KODYA MEDAN)

LINUS SIHALOHO - Nama Orang; BINSAR NABABAN - Nama Orang; MURIA R PURBA - Nama Orang; HONTES SIHOTANG - Nama Orang; S.T SILALAHI - Nama Orang;

Wilayah Kota Medan yang mempunyai sarana perkotaan yang agak lumayan adalah Kecamatan Medan Baru (khususnya Kelurahan-Kelurahan Polonia, Jati, Madras Hulu, Petisa Hulum, Babura, dan Merdeka), Kecamatan Medan Barat (khususnya Keluruhan-Kelurahan Kesawan, Petisah Tengah, dan Sei Sikambing). Di sini dijumpai kantor-kantor pemerintahan dan perumahan, termasuk lingkungan yang memadai. Perkampungan dalam arti pemukiman dengan kondisi lingkungan yang relatif buruk dibanding dengan bagian lain dari kota itu, di Kodya Medan terdapat di semua Kecamatan, akan tetapi terutama di sepanjang Sungai Babura dan Sungai Deli. Warganya memilih pemukiman di sini karena sesuai dengan penghasilannya yang relatif kecil dan berasal dari kegiatan ekonomi informal. Walaupun demikian, hubungan sosial antar warga relatif akrab. Dua di antara perkampungan miskin, berdasarkan penilaian Pemda Kodya Medan adalah Tegalsari I di sekitar pusat dan Tanjunggusta di pinggiran kota. Kedua kampung ini digunakan sebagai sampel sasaran penelitian tentang perkampungan miskin di Kodya Medan. Kehidupan rumah tangga, lebih-lebih yang berkaitan dengan anak lebih ditangani oleh ibu daripada ayah. Hubungan perkawinan sama-sama ditandai oleh cerai hidup di antara 20 keluarga. Akan tetapi motivasi perceraian tampaknya tidak berkaitan dengan kemiskinan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PKE - 307.7 (300-309) LIN P
Penerbit
Sumatera Utara : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1982/1983
Deskripsi Fisik
x + 106hlm ; 16cm x 22,8cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PKE - 307.7 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?