Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN YANG MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA
Penanda Bagikan

Text

SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN YANG MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA

DRS. SALAMUN - Nama Orang;

SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN YANG MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA
Penelitian yang dilakukan di Kotamadya Yogyakarta dengan masalah corak struktur keluarga dan sosialisasi anak dalam masyarakat kampung yang miskin di Yogyakarta. Pusat perhatian masalah penelitian ini adalah pola yang berlaku umum mengenai kedudukan-kedudukan yang tercakup dalam struktur keluarga dalam proses sosialisasi terhadap anak sendiri, anak kerabat, dan anak tetangga. Daerah kampung miskin yang dimaksud adalah kampung yang telah di teliti pada tahap pertama sebelumnya. Dengan demikian penelitian ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. Sampel untuk setiap rukun kampung ditentukan berdasarkan proporsi keluarga batih dan laus, yang kemudian digunakan tabel M. Parten dengan batas eror 10%. Proses sosialisasi melalui proses belajar, yang dimulai sejak masa kanak-kanak hingga meninggal, dan dalam proses ini anak belajar mengenal nilai, sikap, keahlian, dan berbagai peranan yang dapat membentuk kepribadian. Peranan ibu dan ayah dalam sosialisasi anak tidak dapat dipisahkan dari proses pembentukan kepribadian anak (watak anak) sejak masa kanak-kanak sampai dewasa. Dalam sosialisasi anak, tidak hanya berasal dari ibu dan ayah saja, tetapi juga dari anggota keluarga dan kerabat, teman bermain, teman sekolah, dan orang lain dalam masyarakat. Media massa mempunyai pengaruh terhadap sosialisasi anak. Pengaruh media masa ini pada umumnya bersifat positif, karena sebagian besar anak memperoleh pengetahuan yang sifatnya baik. Kondisi fisik lingkungan ternyata secara tidak langsung berpengaruh terhadap sosialisasi anak. Hal ini terbukti dengan adanya kenyataan bahwa kondisi rumah tempat tinggal, terutama kondisi tempat tinggal belajar dan tempat bermain akan berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan anak.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Daerah Istimewa Yogyakarta : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1993/1994
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2.2(300-31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?