Text
SISTEM KEPEMIMPINAN DI DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
SISTEM KEPEMIMPINAN DI DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Dalam penelitian masalah sistem kepemimpinan di pedesaan ini, desa dilihat sebagai suatu satuan sosial yang merupakan satuan kebudayaan dengan corak tersendiri dan merupakan salah satu unsur dari sistem jaringan administrasi, ekonomi, politik, dan sosial dengan pusatnya terdekat adalah kecamatan. Melalui sistem jaringan tersebut, pengaruh sistem nasional (kebudayaan, politik, ekonomi, dan sosial) memasuki dan memberi corak pada kebudayaan yang berlaku dalam masyarakat setempat. Dengan ruang lingkup ini, maka secara hipotesis terdapat tiga corak kepemimpinan di pedesaan, yaitu : 1. Sistem kepemimpinan tradisional yang kuat dan mendominasi berbagai struktur dan kegiatan politik yang berlaku dalam masyarakat desa. 2. Sistem kepemimpinan tradisionaldan sistem kepemimpinan yang berasal dari sistem administrasi politik nasional sama-sama kuatnya sehingga secara bersama-samamerupakan suatu kesatuan yang mengatur tata kehidupan masyarakat desa. 3. Sistem kepemimpinan yang bersumber pada sistem administrasi politik nasional mendominasi bidang-bidang dan kegiatan politik dalam kehidupan masyarakat desa, sehingga sistem kepemimpinan tradisional tersisih dan tidak berfungsi lagi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain