Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DAMPAK MODERNISASI TERHADAP HUBUNGAN KEKERABATAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN
Penanda Bagikan

Text

DAMPAK MODERNISASI TERHADAP HUBUNGAN KEKERABATAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN

SYARIFUDDIN R - Nama Orang;

DAMPAK MODERNISASI TERHADAP HUBUNGAN KEKERABATAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN
Kebudayaan adalah merupakan kompleks nilai, gagasan utama serta keyakinan yang mendominasi kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk peranan kebudayaan dalam masyarakat dapat terlihat dalam pola kebiasaan pada interaksi sosial yang mengatur hubungan kekerabatan antara sesama masyarakat. Pembangunan yang dilakukan di Indonesia sebagai suatu proses modernisasi dirasakan masyarakat Kalimantan Selatan umumnya dan suku Banjar khususnya merupakan pembaharuan di segala bidang kehidupan. Hal ini dengan sendirinya menyebabkan terjadinya pergeseran nilai, gagasan dan keyakinan yang dimiliki oleh masyarakat sebagai akibat pemakaian dan pendayagunaan hasil-hasil kemajuan ilmu dan teknologi modern. Dengan berkembangnya teknologi dan masuknya teknologi baru yang menyentuh kehidupan di Kalimantan Selatan, menyebabkan pula terjadinya pergeseran-pergeseran kebiasaan dalam tata kehidupan masyarakat. Proses modernisasi yang membawa perubahan keadaan masyarakat dalam kehidupan suku Banjar di Kalimantan Selatan, tentu saja tidak hanya datangnya dari teknologi baru, tetapi juga karena adanya modernisasi di bidang ekonomi, politik dan ilmu pengetahuan. Kesemuanya itu mempunyai pengaruh pula dalam cara berpikir yang tradisional kepada berpikir yang memerlukan kombinansi-kombinasi baru untuk penyesuaian-penyesuaian atau adaptasi dengan kondisi perkembangan modernisasi. Dalam kehidupan kekerabatan orang Banjar, Islam memperkuat keadaan ini. Kekerabatan pada orang Banjar adalah bilateral. Meskipun demikian ketentuan-ketentuan yang menyangkut hubungan dalam kekerabatan, termasuk pula masalah-masalah yang sehubungan dengan waris menurut hukum-hukum Islam. Pergeseran-pergeseran kedudukan dan peranan yang menyangkut suami, istri maupun anak dalam lingkungan keluarga dapat terlihat sebagai akibat modernisasi yang berkembang dewasa ini.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Kalimantan Selatan : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1986
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2.3(300-31
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?