Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of JAKA KENDIL
Penanda Bagikan

Text

JAKA KENDIL

SUMARNO - Nama Orang; MUDJIJONO - Nama Orang;

Pada zaman dahulu, di sebuah desa hiduplah seorang janda tua (Mbok Randha) yang hidup sebatang kara. Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, Mbok Randha berjualan kayu di pasar. Sebenarnya ia sangat menginginkan seorang anak. Namun, untuk mengangkat seorang anak menurutnya pasti tidak mampu dikarenakan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri saja sudah cukup berat. Tetapi keinginan hatinya untuk memiliki seorang anak sangat kuat. Sampai akhirnya pada suatu malam Mbok Randha bermimpi yaitu kejatuhan bulan yang sangat membuatnya risau. Tetapi mimpi itu menjadi kenyataan. Ini dikarenakan pada keesokan harinya ada prajurit yang merupakan utusan raja datang ke rumahnya dengan memberikan bungkusan dan sejumlah uang. Setelah prajurit pulang, alangkah terkejutnya ia saat mengetahui bahwa isi bungkusan tersebut adalah seorang bayi yang menyerupai kendil. Dan akhirnya Mpok Randha memberi nama bayi tersebut yaitu Jaka Kendil. Beberapa tahun kemudian, Jaka Kendil dan ibunya pergi ke pasar lalu melintaslah putri raja yang menyebabkan Jaka Kendil jatuh cinta padanya. Suatu hari kerajaan mengadakan sayembara yang menyatakan barang siapa yang dapat menghadirkan gamelan Lokananta dari Kayangan, maka pemenang akan dinikahkan dengan putri raja. Tanpa berpikir panjang Jako Kendil meminta ijin dan doa restu dari ibunya untuk mengikuti sayembara. Dan ia pun berhasil memenangkan sayembara tersebut. Pada hari yang sudah ditentukan, akhirnya Jaka Kendil dinikahkan dengan putri raja dan duduk berdampingan. Keajaiban pun terjadi ketika sang putri memeluk Jaka Kendil, yaitu Jaka Kendil berubah menjadi ksatria tampan. Didalam cerita Jaka Kendil ini, terkandung ajaran budi pekerti serta spirit hidup yang dilandasi oleh keikhlasan dan kesederhanaan. Usaha dan perilaku baik akan membuahkan hasil yang baik dan bahagia pula. Tokoh Jaka Kendil sendiri sebenarnya merupakan keturunan keluarga kerajaan namun karena melakukan kesalahan akhirnya menjadi rakyat miskin. Namun dengan kegigihan, akhirnya Jaka Kendil dapat hidup seperti sedia kala sebagai seorang ksatria yang layak mempersunting putri raja.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
CER - 398.26 (390-399) SUM J
Penerbit
D.I. YOGYAKARTA : BPNB D.I YOGYAKARTA., 2020
Deskripsi Fisik
38hlm; 21cm x 30cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7654-05-6
Klasifikasi
CER - 398.26 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?