Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of CUBLAK-CUBLAK SUWENG
Penanda Bagikan

Text

CUBLAK-CUBLAK SUWENG

ERNAWATI PURWANINGSIH, DKK - Nama Orang; SUWARNO - Nama Orang;

Permainan cublak-cublak suweng merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Permainan ini menjadi menarik dikarenakan dalam melakukan permainan ini disertai dengan lagu pengiring yang judulnya sama dengan permainannya itu sendiri, yaitu cublak-cublak suweng. Pada zaman dahulu, permainan cublak-cublak suweng ini merupakan permainan yang biasanya dimainkan oleh anak-anak pada sore dan malam hari, terlebih saat bulan purnama. Anak-anak pedesaan di Jawa khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur memainkan permainan ini. Permainan cublak-cublak suweng ini dapat dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan yang berjumlah 3-7 orang dengan usia antara 6-14 tahun. Dalam permainan ini ada beberapa peran yang harus dimainkan oleh para pemain, yang meliputi satu orang pemimpin atau pengatur permainan, satu orang bertindak sebagai si mbok yang duduk bersila dan membawa cublak suweng (subang) yang biasanya berupa batu kerikil atau kecik (biji sawo), dan seorang lagi menjadi anak yang bisu dengan posisi badan tengkurap di pangkuan si mbok. Sedangkan sisa pemain duduk mengelilingi si mbok dan si bisu dengan posisi telapak tangan kanan di atas punggung si bisu. Kemudian peserta yang duduk, bernyanyi membawakan lagu cublak-cublak suweng sambil memutarkan cublak suweng yang dibawa oleh si mbok. Adegan selanjutnya para pemain memperagakan gerakan mengasah pisau dengan menggunakan jari telunjuk. Saat menyanyikan lirik lagu terakhir, si bisu berdiri sedangkan tangan para pemain lainnya naik keatas seolah menggenggam cuplak suweng. Dan disini si bisu harus menebak siapa yang membawa cuplak suweng. Jika si bisu yang jadi salah menebak, maka si bisu yang jadi tersebut harus terus mengulang sampai ia bisa menebak siapa teman yang memegang cuplak suweng tersebut.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
CER - 398.27 (390-399) ERN C
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : BPNB D.I YOGYAKARTA., 2020
Deskripsi Fisik
26hlm; 21,5cm x 30cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7654-07-0
Klasifikasi
CER - 398.27 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?