Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of JURNAL WACANA NOMOR 35 TAHUN XIX 2017
Penanda Bagikan

Text

JURNAL WACANA NOMOR 35 TAHUN XIX 2017

TIM PENULIS - Nama Orang;

Jurnal Wacana Nomor 35 Tahun XIX 2017 ini akan mengangkat tema mengenai Ekologi Politis Air : Akses, Eksklusi, dan Resistensi. Sumberdaya air terus mengalami komodikasi seiring proses produksi dan reproduksi sistem kapitalisme dewasa ini. Akibatnya, krisis air baik dalam arti kelangkaan, kelebihan, pencemaran maupun tersingkirnya warga untuk mengakses kawasan perairan-terus membayangi kehidupan di sekitar kita. Fenomena ini menjadi konsekuensi bukan dari siklus alamiah air itu sendiri melainkan dari karut-marut tata pengurusannya. Wacana Edisi ini menggunakan pendekatan ekologi politis untuk membongkar proses-proses akses, eksklusi, dan resistensi dalam kerangka relasi kuasa yang melingkupi tata pengurusan sumberdaya air di Indonesia. Pendekatan kritis ini mengusung agenda emansipasi sebagai konfrontasi terhadap ragam bentuk marginalisasi akibat tatta pengurusan air yang bercorak kapitalistis. Didalam Jurnal Wacana Nomor 35 Tahun XIX 2017 terdapat beberapa bagian yang meliputi Pengantar, Kajian, Kasus, dan Rehal. Adapun isi dari bagian tersebut meliputi di dalam Pengantar terdapat tulisan dari Bosman Batubara berjudul Ekologi Politis Air : Akses, Eksklusi, dan Resistensi. Kajian meliputi Jihad Berkonstitusi : Muhammadiyah dan Perjuangan Konstitusional Melawan Komudikasi Air oleh Yance Arizona dan Ibnu S. Chandranegara. Pada bagian Kasus terdapat beberpa tulisan yang meliputi Neoliberalisasi Kawasan Perairan Teluk Benoa : Sebuah Catatan Kritis Atas Praktis Perlawanan di Bali (Agung WArdana); Air dan Dialektika Kota Pariwisata : Merebut Hak Atas Kota dan Air di Yogyakarta (Wahyu Kusuma Astuti); Tanggul Laut Raksasa Jakarta dan Perampasan Kedaulatan Nelayan di Negeri Bahari (Elisabeth Augustina Issantyarni); Taman Nasional, Fracking, dan Reorganisasi Teknik Pendisiplinan Akses Atas Air : Basis Argumentasi Penolakan Rencana Esktraksi Panas Bumi di Gunung Ciremai (Fuad Faizi dan A. Syatori); Basa-Basi Kepengaturan Kawasan Danau Toba (DElima Silallahi). Adapun pada bagian Rehal mengangkat masalah Privatisasi, Air Bukan Obat Mujarab oleh Ciptaningrat Larastiti.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
JUR - 051 (050-059) TIM J
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : INSIST PRESS., 2017
Deskripsi Fisik
215hlm; 16cm x 24,5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2549 - 8169
Klasifikasi
JUR - 051 (050-059)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?