Text
FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA
FUNGSI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA
Proses sosialisasi sebagai manifestasi dari fungsi keluarga dalam meningkatkan sumber daya manusia, terdapat kecendrungan umum mengacu pada proses pewarisan kebudayaan dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Dalam pengertian merupakan proses belajar individu menjadi anggota kelompok mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan perilaku, sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dan berlaku di dalam kelompoknya. Dalam kaitannya dengan nilai-nilai sosial masyarakat seringkali tampil dengan perilaku, sikap dan pengetahuan yang mengarah pada gerakan upaya rasionalisasi atas nilai-nilai tradisi. Pada keluarga yang berpendidikan relatif rendah dengan pekerjaan sebagai petani (pemilik lahan dan buruh tani) di pedesaan, peranan dalam proses perawatan, pengasuhan dan pendidikan anak baik tapi tidak dominan. Secara umum cenderung mempertahankan nilai-nilai tradisi dan mentalitas yang khas sebagai petani. Yang menonjol adalah sosialisasi nilai yang menilai tinggi pada kebersamaan, tolong menolong, saling "melindungi" diantara sesama anggota keluarga. Jadi proses tersebut mengarah pada terbentuknya sikap bekerja keras dan bekerja sama atau solidaritas, tapi saling tergantung, kurang mandiri. Selain itu hasil analisis dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa masih dijumpai beberapa ciri kepribadian pada keluarga di pedesaan ataupun di perkotaan yang belum menndapat perhatian seperti yang diharapkan. Ciri-ciri tersebut adalah : 1 daya kreativitas,2 mandiri atau percaya kepada kemampuan diri sendiri,3 bertanggungjawab, 4 bekerja sama.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain