Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of IBAN DAN KONSTRUKSI KEBUDAYAANNYA DI KAPUAS HULU
Penanda Bagikan

Text

IBAN DAN KONSTRUKSI KEBUDAYAANNYA DI KAPUAS HULU

MOCH. ANDRI WP - Nama Orang; EKA JUNIAWAN - Nama Orang; AHMAD SOFIAN - Nama Orang;

Bagi masyarakat Iban, khususnya mereka yang berada di komunitas rumah panjai Ngaung Keruh dan Kelayam, cerita rakyat merupakan gambaran yang dipercaya mewakili mereka. Tegasnya adalah menggambarkan bagaimana sesungguhnya mereka pada masa lalu. Terutama menyangkut tentang dua hal, yaitu pertama karakternya yang kuat, tidak pernah takut, handal dan suka berpetualang; kedua menyangkut kepercayaan tentang leluhur, dunia atas, khayangan, atau dunia lain yang mereka sebut dengan panggau. Selain mencerminkan kepercayaannya pada masa lalu, konsep tentang panggau juga mencerminkan bagaimana cara mereka memahami, berinteraksi, dan beradaptasi terhadap lingkungannya. Sebagaimana etnik yang lain, nenek moyang Iban juga mengenal adanya Petara, Bhatara atau dewa, namun dalam pengertian yang mungkin sedikit agak berbeda. Masyarakat Iban percaya bahwa mereka semua adalah keturunan Sengalang (Singalang) Burung yang tidak lain merupakan salah satu dari tujuh Petara (dewa) Iban pada masa lalu. Selain Sengalang Burung yang dikenal sebagai dewa perang, masih ada enam Petara (dewa) lain yang ternyata semuanya itu dipercaya sebagai anak dari keturunan Raja Jembu, atau cucu dari Raja Durong. Iban memang tidak semata mengenal panggau dalam kepercayaannya sebagai alam lain (gaib) yang berada di luar jangkauan manusia. Mereka juga percaya ada alam lain yang menjadi tempat bersemayamnya roh-roh orang yang telah meninggal.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KBA - 306 (300-309) MOC I
Penerbit
D.I YOGYAKARTA : KEPEL PRESS., 2014
Deskripsi Fisik
x + 85hlm; 15,5cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-1228-97-5
Klasifikasi
KBA - 306 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • IBAN DAN KONSTRUKSI KEBUDAYAANNYA DI KAPUAS HULU
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?