Text
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT DESA DAERAH KALIMANTAN TIMUR
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT DESA DAERAH KALIMANTAN TIMUR
Masyarakat suku bangsa Pasir dan suku bangsa Tunjung telah sejak lama dan secara turun-temurun telah mengenal dan mempunyai suatu sistem gotong royong dalam berbagai bidang. Bagi suku bangsa Pasir maupun suku bangsa Tunjung kegiatan tolong menolong sebagai suatu sistem pengerahan tenaga dalam pertanian dapat diramalkan akan hilang. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor : 1) Penggunaan alat-alat teknologi modern dalam bidang pertanian seperti penggunaan Chain Saw dan Traktor untuk menebang pohon-pohon besar yang dapat mengurangi tenaga manusia. 2) Para petani mulai lebih kritis dan lebih rational ke arah pemikiran yang ekonomis. 3) Pengaruh perusahaan Asing terutama perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan yang banyak menyerap tenaga kerja manusia. 4) Timbulnya sistem upah pengerahan tenaga kerja pertanian. Untuk gotong royong dalam bidang mata pencaharian akan hilang, tetapi gejala munculnya gotong royong kerja bakti yang dulunya hilang akan muncul kembali, karena makin lama makin timbul dan kesadaran masyarakat bertambah terhadap usaha pemerintah dalam pembangunan itu sendiri. Hilang atau lenyapnya sistem gotong royong ini tergantung pada pendukung gotong royong itu sendiri serta para pemimpin rakyat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain