Text
PATRAWIDYA VOLUME 22 NOMOR 1, APRIL 2021
Patrawidya Volume 22 Nomor 1 April 2021 memuat 6 (enam) artikel yang terangkum dalam rumpun kajian tentang sejarah dan budaya. Artikel Patrawidya edisi No 1, April 2021 ini diawali dengan artikel mengenai Mengungkap Katastrofe Kuno di Yogyakarta Berbasis Indigenous Knowledge dalam Perspektif Filoarkeologi oleh Naufal Raffi Arrazaq, Indah Nurafani Syarqiyah, Sahmu Hidayat, dan Fahmi Prihantoro. Selanjutnya, artikel berjudul Menundukkan Kaum Pemburu : Kuasa Pu Sindok Atas Perburuan Burung dan Binatang Abad X hasil tulisan Dennys Pradita, dan Adi Putra Surya Wardhana . Dilanjutkan dengan artikel berjudul “Esuk Lara, Sore Mati” : Sejarah Pageblug dan Penanggulangannya di Jawa Awal Abad XX hasil tulisan Fransisca Tjandrasih Adji, dan Heri Priyatmoko. Artikel berjudul Dokter Bumiputera Lulusan Stovia dan Kontribusinya Dalam Penangganan Wabah Flu Spanyol di Hindia Belanda (1918 – 1920) hasil tulisan dari Saifuddin Alif Nurdianto. Benteng Bescherming di Cirebon : Konteks Politik, Fitur Fisik, dan Fungsinya Pada Akhir Abad Ke-17 hasil tulisan dari Satrio Dwicahyo merupakan artikel selanjutnya. Artikel yang berjudul Industrialisasi di Indonesia : Perkembangan Industri Substitusi Impor Indonesia Selama Masa Orde Baru oleh Haryono Rinardi merupakan artikel penutup pada Patrawidya seri penerbitan penelitian sejarah dan budaya Volume 22 Nomor 1, April Tahun 2021 kali ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain