Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DIASPORA ORANG JAWA DI BUMI KHATULISTIWA
Penanda Bagikan

Text

DIASPORA ORANG JAWA DI BUMI KHATULISTIWA

FAIZAL AMIN - Nama Orang; BAMBANG EKO PRAYITNO - Nama Orang; MAHLENA - Nama Orang; UMI HANI - Nama Orang; YEYEN RAJASYAH HARAHAP - Nama Orang; M. FIKRI RIZQI AKBAR - Nama Orang; DIAN DHANIAH - Nama Orang; FARNINDA ADITYA - Nama Orang;

Sejak tahun 1930, tidak kurang dar 11,5% penduduk asli Indonesia hidup merantau di luar tanah kelahirannya. Setidaknya separuh atau 3,3 juta jiwa penduduk pada waktu itu telah tinggal di luar daerah provinsinya. Perpindahan penduduk antar provinsi ini semakin mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 1970. Diaspora orang Jawa ke Bumi Khatulistiwa di Kalimantan Barat merupakan bagian dari migrasi penduduk Indonesia dari satu daerah ke daerah lain. Diaspora orang Jawa ke Kalimantan Barat tidak hanya melalui jalur perantauan perorangan atau secara mandiri tetapi juga melalui program transmigrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Jika dilacak secara historis sejak masa kolonial Belanda, ada tiga alasan sosiologis yang melatar belakangi penduduk Indonesia untuk melakukan diaspora antar provinsi. Ketiga alasan tersebut yaitu, (1) Rekruitmen tenaga buruh dari Jawa oleh para pemilik perkebunan Belanda yang jumlahnya mengalami peningkatan tajam pada paruh pertama abad ke-20; (2) Sejak tahun 1905, pemerintah kolonial Belanda yang melakukan program pemindahan penduduk dari pulau Jawa ke pulau-pulau luar (resettle people from Java to the Outer Islands); (3) Konsentrasi aktivitas pemerintah dan perdagangan kolonial Belanda di Batavia (Jakarta) membawa perkembangan pusat-pusat urban yang tertarik dengan tawaran lapangan pekerjaan yang ada di sana.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KSB - 307.2 (300-309) FAI D
Penerbit
Kalimantan Barat : IAIN PONTIANAK PRESS., 2020
Deskripsi Fisik
vi + 124hlm; 14,5cm x 20,5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-336-008-1
Klasifikasi
KSB - 307.2 (300-309)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?