Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RAWON NGULING
Penanda Bagikan

Text

RAWON NGULING

INDRA FIBIONA - Nama Orang; WARSITO - Nama Orang;

Selain memiliki ragam budaya yang menarik Kabupaten Probolinggo juga memiliki makanan tradisional yang lezat yaitu Rawon Nguling. Pada zaman dahulu, rawon merupakan hidangan raja-raja dan orang kaya. Seiring berjalannya waktu, rawon mulai dikonsumsi oleh masyarakat biasa hingga sekarang. Pada mulanya rawon tidak menggunakan bahan daging sapi karena masyarakat pada waktu itu banyak yang menganut agama Hindu yang melarang mengkonsumsi daging sapi. Hingga pada saat agama Islam masuk dan banyak dianut oleh masyarakat, lambat laun rawon berubah menggunakan daging sapi secara perlahan. Dan sebagai pengental dan penambah rasa gurih masakan digunakan buah keluwek. Rawon harus direbus kemudian di timbun menggunakan abu sekam selama 15 hari yang bertujuan untuk menghilangkan racun yang terdapat dalam daging buah keluwek. Rawon adalah makanan khas daerah Jawa Timur yang memiliki berbagai jenis rawon, diantaranya Rawon Nguling. Nama rawon nguling terkait dengan keberadaan Desa Nguling di Kabupaten Pasuruan. Perbedaan antara rawon nguling dengan rawon lainnya adalah kuahnya yang pekat dan potongan dagingnya agak lebih besar. Menu lengkap rawon nguling antara lain nasi, perkedel, tempe goreng, empal goreng, babat, telur asin, kerupuk. Rawon nguling terdiri dari 12 macam bumbu antara lain cabai, kencur, kluwek, kunyit, jahe, dan sebagainya. Dan angka 12 sendiri dalam budaya Jawa merupakan angka yang termasuk welasan, yang memberikan makna memberikan belas kasih.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KUL - 641.5.59 (640-649) IND R
Penerbit
D.I. YOGYAKARTA : BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA D.I YOG YAKARTA., 2021
Deskripsi Fisik
25hlm; 30cm x 21cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7654-18-6
Klasifikasi
KUL - 641.5.59 (640-649)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?