Text
GORONTALO DINAMIKA SEJARAH MASA KOLONIAL BELANDA
Gorontalo pernah melalui suatu masa sejarah yang sangat dinamis, ketika Gorontalo terlibat dalam suatu hubungan lintas teritorial dan interaksi lintas budaya di kawasan Timur Nusantara, terutama dengan kesultanan Ternate dan Kerajaan Gowa, tapi pada saat yang sama Gorontalo menguasai beberapa daerah di Teluk Tomini. Pertumbuhan awal Kerajaan Gorontalo dibentuk melalui siste demokrasi yakni melalui proses pengangkatan raja yang dilakukan berdasarkan sistem pemilihan oleh para bate, dan dalam pelaksanaan pemerintahannya raja mendapat pengawasan dari Bantayo Poboide. Dengan demikian wewenang raja tidak mutlak dan ia dapat dicegah apabila menerapkan sistem otoriter. Sejarah Gorontalo bermula dari beberapa komunitas kecil (linula), lalu berkembang menjadi kerajaan-kerajaan otonom, kemudian bangkit melalui pembentukan sebuah konfederasi besar, limo lo pahalaa (serikat lima kerajaan) sampai kemudian tergoncang eksistensi ontentiknya pada masa VOC yang terus dilanjutkan oleh pemerintah langsung Hindia-Belanda. Perjalanan sejarah Gorontalo merupakan sebuah pola hubungan yang kompleks, antara faktor-faktor supremasi keluarga, gelombang peperangan, kekuatan diplomasi, sampai pada proses penyebaran agama Islam, jalur pelayaran dan jaringan niaga hingga gerakan nasionalisme.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain