Text
TUKUDER KALIWUNGU
Buku Tukuder Kaliwungu menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kaliwungu, sebuah kecamatan di Kabupaten Kendal yang dikenal sebagai daerah santri. Kehidupan masyarakatnya sangat dekat dengan kegiatan keagamaan, yang ditandai dengan banyaknya masjid dan suara azan serta beduk yang mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat. Selain berfungsi sebagai penanda waktu salat, beduk juga berkaitan dengan tradisi masyarakat setempat. Buku ini memperkenalkan tradisi tukuder di Kaliwungu yang unik dan khas, terutama dalam menyambut bulan Ramadan. Tradisi Tukuder Kaliwungu dilaksanakan setiap tahun atau dua hari sebelum masuk bulan Ramadhan. Tukuder diawali dengan diskusi para kyai sekitaran Kaliwungu yang tergabung dalam kepengurusan Yayasan Masjid Besar Al Muttaqin. Mereka akan membahas dan menentukan tanggal pelaksanaan tukuder. Tradisi tersebut menghadirkan berbagai pengalaman budaya dan kuliner yang menggambarkan kebersamaan masyarakat. Adapun beberapa kuliner khas yang disajikan pada saat Tukuder Kaliwungu diantaranya telur mimi, sumpil, momoh, ketan abang ijo, bubur gondem, jamu jun. Melalui kisah yang menarik, pembaca diajak mengenal kehidupan, budaya, serta kekayaan rasa dan aroma makanan khas yang menjadi bagian dari tradisi tersebut. Buku ini juga menanamkan nilai kebersamaan, kegembiraan, dan pentingnya menjaga tradisi budaya di tengah masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain