Text
REORIENTASI WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA DEMOKRASI
Buku ini membahas reorientasi wawasan kebangsaan Indonesia dalam konteks era demokrasi, dengan menelusuri sejarah panjang perjuangan bangsa dari masa penjajahan hingga masa kemerdekaan dan pembangunan.
Dijelaskan bahwa posisi geografis strategis Nusantara sejak abad ke-16 telah menjadikannya incaran bangsa-bangsa Eropa yang melakukan eksploitasi ekonomi dan politik. Perlawanan rakyat yang dilakukan secara sporadis kemudian berkembang menjadi pergerakan terorganisir, yang memuncak pada Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak kesatuan bangsa. Proklamasi Kemerdekaan 1945 menjadi awal perjalanan bangsa yang diwarnai oleh upaya mempertahankan kedaulatan serta dinamika politik, termasuk penerapan sistem Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
Dalam era demokrasi saat ini, buku ini menekankan pentingnya integrasi bangsa, kesetaraan, serta pemahaman terhadap tantangan seperti konflik dan disintegrasi. Wawasan kebangsaan perlu diperbarui agar tetap relevan, menjadi landasan bagi persatuan, keadilan, dan kemajuan Indonesia di tengah perubahan zaman.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain