Text
PERANAN NILAI BUDAYA DAERAH BALI DALAM GERAKAN DISIPLIN NASIONAL
PERANAN NILAI BUDAYA DAERAH BALI DALAM GERAKAN DISIPLIN NASIONAL
Konsep dan penerapan disiplin pada masyarakat di daerah Bali, sesungguhnya bukan merupakan fenomena baru. Untuk daerah Bali pada umumnya maupun pada daerah lokasi penelitian (kelurahan Ubud dan Desa Tenganan) khususnya, nilai-nilai budaya yang memedomani segala aspek prilaku perbuatannya maupun sikap terbaku adat-istiadat yang diwujudkan dalam awig-awig desa adat dan bersumber pada Agama Hindu. Berhasilnya Kelurahan Ubud meraih Adipura, suatu penghargaan yang diberikan dibidang kebersihan untuk kota kecil di Indonesia dari Bapak Presiden Soeharto, begitu pula Desa Tenganan telah meraih tanda penghargaan dibidang pelestarian hutan yang disebut Kalpataru. Namun ada juga nilai-nilai budaya daerah Bali yang menghambat maupun mendorong, baik itu perseorangan, keluarga maupun masyarakat untuk bersikap dan berperilaku disiplin yang disebabkan faktor dari dalam (intern maupun faktor dari luar (ekstern).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain