Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

PEDOMAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN SEJARAH

GATOT GHAUTAMA - Nama Orang; HABIB SUBAGIO - Nama Orang;

Penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan sejarah dapat membantu sejarawan dalam menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa dan perubahan dari waktu ke waktu dalam suatu ruang geografi. Sebuah peristiwa atau perubahan dapat ditunjukkan dengan memetakan obyek sejarah yang bersifat tetap seperti rumah, pemukiman, jalan, dan lainnya, maupun melakukan rekonstruksi gejala yang pernah terjadi pada masa lalu di suatu tempat.

Selain itu, dalam pemetaan sejarah, obyek dan gejala yang berkaitan dengan suatu peristiwa masa lalu tidak terlepas dari gejala geografi yang nampak di permukaan bumi seperti sungai, gunung, hutan, dan sebagainya. Hubungan wujud yang saling mempengaruhi antara kedua jenis gejala tersebut dapat diketahui melalui sebuah sistem informasi yang mampu mengolah dan mengelola data sejarah dan geografis yang nampak di permukaan bumi, sehingga dapat diketahui sebab-sebab dan bagaimana sebuah peristiwa yang terjadi pada masa lalu.

Oleh karena, sebuah peta sejarah yang dibuat dengan menggunakan sistem informasi geografis akan mampu menjelaskan lokasi, persebaran, pergerakan, keluasan, batas-batas, dan hubungan antar unsur-unsur tersebut serta perubahan yang terjadi dalam sebuah kurun waktu atau beberapa kurun waktu. Secara luas, hasil pemetaan sejarah dengan SIG akan mampu memberikan sumbangan bagi dunia pendidikan, penelitian, pariwisata, dan dapat dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan publik. Untuk melakukan pemetaan sejarah dengan menggunakan SIG yang memiliki standar nasional, maka Direktorat Geografi Sejarah menganggap perlu menyusun pedoman ini agar dapat dijadikan acuan bagi siapapun yang melakukan pembuatan peta sejarah dalam kajian Geografi Sejarah


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Jakarta : DIREKTORAT GEOGRAFI SEJARAH., 2010
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?