Text
KESADARAN BUDAYA TENTANG RUANG PADA MASYARAKAT DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (SUATU STUDI MENGENAI PROSES ADAPTASI)
Pengaturan ruang merupakan kegiatan yang berkelanjutan dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Kegiatan ini tidak terbatas pada lingkungan alamiah saja, tetapi lebih pelik lagi pada lingkungan yang telah dibentuk oleh manusia sendiri. Sebagian pengaturan dan pemanfaatan ruang di DIY sekarang merupakan gejala yang memperburuk lingkungan hidup, pada hal seharusnya meningkatkannya baik untuk kepentingan generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Di satu pihak, gejala yang memperburuk lingkungan hidup nampak pada semakin padatnya bangunan rumah tinggal penduduk. Antara rumah satu dengan rumah yang lain hanya dipisahkan oleh tanah pekarangan yang relatif sempit. Bahkan ada yang dipisahkan oleh gang / lorong atau hanya dipisahkan oleh dinding tembok saja. Oleh karena itu, pengaturan ruang memerlukan penentuan dan penyempurnaan kebijaksanaan. Konsep budaya tentang pengaturan ruang merupakan pedoman pengaturan atau penataan ruang. dalam kenyataan konsep budaya tentang ruang itu berkaitan erat dengan konsep lain yang ada dalam kebudayaan.Keadaan ini tercermin dalam pengaturan ruang.Selanjutnya, bersama dengan pengaruh faktor lain, konsep kerunagan itu menghasilkan tata ruang sebagaimana adanya sekarang. Dalam penataan ruang itu sendiri dapat terjadi kesamaan, tetapi besar kemungkinan terdapat kesenjangan antara pengaturan ruang yang seharusnya dengan pengaturan ruang sebagaimana adanya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain