Text
UPACARA TRADISIONAL (UPACARA KEMATIAN) DAERAH SULAWESI SELATAN
Masyarakat Toraja memberikan istilah upacara ini sebagai "Upacara Pemakaman," oleh karena seseorang yang meninggal tidak langsung diantar ke kuburan, adakalanya disimpan sampai setahun atau lebih, menunggu kesiapan anggota keluarga untuk menyelenggarakan suatu upacara yang menelan biaya sangat besar. Masyarakat Toraja di Tallu Lembanna mengenal tiga macam agama, yakni kepercayaan Alu' Todolo, agama Kristen Katolik dan Protestan, dan agama Islam. Keadaan upacara kematian sekarang masih tetap ditradisikan, bahkan dewasa ini Tana Toraja makin bertambah besar dan ramai, akibat pembangunan yang meningkatkan penghidupan rakyat sehingga penyelenggaraan upacara turut pula meningkat. Pelaku upacara pada kedua daerah ini adalah dilakukan oleh semua lapisan, hanya saja mengenai besar dan sederhananya upacara diaturmenurut tingkat pelapisan sosial dan mampu dari segi ekonomi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain