Text
BUDAYA MASYARAKAT PERBATASAN Hubungan Sosial Antargolongan Etnik Yang Berbeda di Daerah Sumatra Barat
Budaya Cubadak merupakan perpaduan antara budaya Minang dan budaya Tapanuli yang selama ini dipakai sebagai acuan oleh masyarakat perbatasan. Namun demikian, masyarakat Cubadak yang sudah hidup bersama puluhan tahun tersebut belum bisa seratus persen bersatu. Kenyataan ini terlihat dari munculnya stereotipe-stereotipe yang merupakan penilaian yang cenderung negatif pada etnis lain. Stereotipe ini akan muncul dan menguat, terutama dalam persaingan merebut sumber daya. Akan tetapi di Talamau dikarenakan masyarakatnya masih dapat dikatakan sederhana, hal-hal demikian masih dapat diredakan terutama oleh kerapatan adat Nagari yang merupakan kumpulan tetua adat. Disamping itu, kerjasama yang harmonis antara aparat desa dengan kerapatan adat Nagari, setahap demi setahap telah memberikan hasil yang cukup menggembirakan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain